Thursday, 12 March 2026

Bentuk Syukur Syaykh Al-Zaytun, Paket Bakti Ramadan Diantarkan ke Mustahik Cirebon

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Cirebon – Pimpinan Ma’had Al-Zaytun, Syaykh Al-Zaytun, kembali menunjukkan konsistensi dalam aksi kemanusiaan melalui pendistribusian paket Bakti Ramadan bagi warga Kelurahan Argasunya, Harjamukti, Kota Cirebon. Bantuan berupa beras dan gula ini disalurkan sebagai wujud syukur sekaligus kepedulian sosial menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Momentum ini terasa berbeda karena mengusung nilai "silaturahmi timbal balik". Jika sebelumnya jamaah sering berkunjung ke Ma'had Al-Zaytun, kini pengurus JKI Ma’had Al-Zaytun yang turun langsung mendatangi warga guna mempererat ikatan emosional dan persaudaraan.

Dalam pendistribusian tersebut para perwakilan Ma’had Al-Zaytun mengemban amanah khusus dari Syaykh Al-Zaytun, untuk menyampaikan salam hangat kepada para mustahik serta mendoa agar para penerima manfaat senantiasa diberikan kesehatan yang paripurna (waras), ketenangan hidup, umur panjang, serta kebahagiaan yang melimpah. Karakter santun dan penuh takzim dari para petugas di lapangan menciptakan suasana haru, mengubah sekadar pembagian paket menjadi sebuah pertemuan batin yang menyejukkan.

lognews 11 jki cirebon

Sekretaris Jamaah Kabatullah Indonesia (JKI), Prof. Dr. Ali Aminulloh, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan pesan kuat bagi dunia yang saat ini sedang tidak baik-baik saja. Di tengah berkecamuknya konflik global yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, aksi nyata di Argasunya ini menjadi oase perdamaian. Menurutnya, keserakahan dan egoisme yang memicu peperangan di luar sana harus dilawan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kemauan untuk berbagi dengan sesama tanpa melihat batasan latar belakang.

Lebih lanjut, Ali mengingatkan bahwa perbedaan adalah fitrah yang harus diterima dengan tangan terbuka. Ia mengibaratkan kehidupan manusia seperti sebuah keluarga besar; meskipun kakak dan adik bisa memiliki pandangan yang bertolak belakang, namun keharmonisan tetap menjadi tujuan utama. Sikap toleransi yang konsisten ditunjukkan oleh Ma’had Al-Zaytun melalui program Bakti Ramadan ini adalah bukti bahwa kehidupan yang rukun bukan sekadar slogan, melainkan keniscayaan yang harus dipraktikkan setiap harinya.

Penerima bantuan, seperti Ani Mariani dari Kedung Mendeng, menuturkan bahwa bantuan ini selalu menjadi cahaya terang bagi masyarakat menjelang bulan puasa. Baginya, kehadiran perwakilan lembaga yang datang langsung membawa doa dari Syaykh Al-Zaytun, memberikan kekuatan dihidupnya, masyarakat merasa diorangkan dan dihormati, sebuah bentuk kekuatan silaturahim yang manusiawi dimana martabat para mustahik tetap terjaga melalui tata cara distribusi yang tertib dan penuh kasih sayang.

Sebagai penutup, Ali Aminulloh mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat persatuan, dan menyemangati Kembali agar Masyarakat anggota JKI dapat menghadiri kegiatan rutin Sabtu Kliwonan di Masjid Rahmatan Lil Alamin. Melalui sinergi Bakti Ramadan, Ma’had Al-Zaytun berupaya mewujudkan ekosistem masyarakat yang sehat, cerdas, dan manusiawi. Harapannya, semangat perdamaian dari Cirebon ini dapat menginspirasi dunia bahwa kebahagiaan sejati terletak pada kemampuan kita untuk saling mendoakan dan membantu satu sama lain dalam bingkai ukhuwah insaniyah.

(Amri-untuk Indonesia)