Saturday, 18 April 2026

Ritual Mepe Dayak Losarang, Tradisi Spiritual Menyatu Dengan Alam

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Ritual Mepe menjadi tradisi sentral komunitas Suku Dayak Losarang atau Bumi Segandu di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, yang dimaknai sebagai proses spiritual penyatuan manusia dengan alam semesta. (13/4/26)

Ritual ini berlandaskan pengendalian diri dan kesabaran melalui paparan langsung sinar matahari, dengan tujuan mengenali jati diri, menguji ketahanan fisik dan mental, serta membangun kesadaran spiritual yang lebih dalam.

Pelaksanaan Mepe dilakukan saat matahari terik sekitar pukul 10.00 hingga 14.00, di mana peserta laki-laki bertelanjang dada dengan celana khas hitam-putih, duduk atau berbaring di tanah tanpa alas dan tanpa pelindung dari panas.

Selama ritual berlangsung, peserta menjaga keheningan dan fokus pada napas serta sensasi panas, tanpa aktivitas percakapan, sebagai bentuk meditasi dan penguatan batin.

Ritual ini berkaitan erat dengan pola hidup komunitas Bumi Segandu yang menjalani vegetarian, mengenakan pakaian simbolis hitam-putih sebagai keseimbangan hidup, serta menjunjung tinggi peran perempuan sebagai sumber kehidupan.

Bagi masyarakat luar, Mepe kerap dianggap tidak lazim, namun bagi komunitasnya merupakan bentuk kesederhanaan hidup dan penolakan terhadap materialisme, sekaligus menjadi daya tarik kajian sosial dan budaya di wilayah Pantura Indramayu. (Amri-untuk Indonesia)