Monday, 30 March 2026

Sekda Indramayu Tegaskan Aktivitas Penyapu Koin Sangat Berbahaya dan Harus Dihentikan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu – Aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu–Subang, kembali disorot setelah kecelakaan yang menimpa seorang warga beberapa hari lalu. Praktik yang sudah berulang kali dilarang ini dinilai berisiko tinggi karena pelaku kerap masuk area badan jalan untuk mengumpulkan uang logam yang dilempar pengendara. (27/3/26)

Sekda Indramayu Aep Surahman menegaskan seluruh upaya pemerintah, mulai inspeksi Gubernur Jawa Barat, koordinasi kepolisian, hingga pendataan warga untuk pemberian kompensasi, belum mampu menghentikan praktik tersebut. Ia menyebut akar persoalan terletak pada kebiasaan turun-temurun dan masih kuatnya kepercayaan sebagian pengendara bahwa melempar koin dapat membawa keselamatan perjalanan. Pemerintah menilai perilaku itu harus dihentikan dari sumbernya. Jika pengendara berhenti melempar koin, aktivitas penyapu koin akan hilang tanpa intervensi represif.

Kecelakaan terbaru menimpa Said (42) pada 24 Maret 2026. Mobil pemudik yang tersenggol kendaraan lain dari arah Jakarta lalu kehilangan kendali dan menabrak korban yang berada di trotoar. Said mengalami luka serius pada kepala dan kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Insiden tersebut memperkuat penilaian bahwa tradisi itu tidak hanya melanggar aturan, tetapi mengancam nyawa pelaku maupun pengguna jalan serta mengganggu arus lalu lintas di jalur Pantura.

Pemkab Indramayu bersama kepolisian terus mengimbau warga dan pengendara menghentikan praktik tersebut. Pemerintah menegaskan edukasi publik menjadi kunci untuk memutus kebiasaan yang dianggap membawa keberuntungan namun berpotensi menimbulkan risiko fatal. Kesadaran kolektif antara warga sekitar dan pengendara diyakini menjadi langkah paling efektif untuk mengakhiri tradisi berbahaya di Jembatan Sewo. (Amri-untuk Indonesia)