lognews.co.id, Jakarta – Proyek elektrifikasi jalur kereta api Cikarang-Cikampek dan Bogor-Sukabumi dipastikan tetap dilanjutkan sesuai roadmap transportasi nasional. Elektrifikasi ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi massal berbasis rel untuk memperluas layanan KRL di wilayah penyangga Jakarta.
Perpanjangan jalur KRL dari Cikarang menuju Cikampek serta dari Bogor hingga Sukabumi ditargetkan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan sistem listrik, kapasitas angkut dan frekuensi perjalanan diharapkan lebih efisien dibandingkan layanan berbasis diesel.
Selain dua lintasan tersebut, pemerintah juga menyiapkan elektrifikasi di sejumlah kota besar lainnya sebagai bagian dari integrasi jaringan kereta komuter nasional. Pengembangan ini diarahkan untuk mendukung mobilitas harian masyarakat sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas darat.
Dalam pelaksanaannya, proyek akan terintegrasi dengan penyediaan armada KRL baru guna mendukung operasional di jalur yang telah dielektrifikasi. Penguatan industri perkeretaapian dalam negeri juga menjadi bagian dari strategi untuk memastikan keberlanjutan proyek.
Elektrifikasi jalur ini diharapkan mempercepat transformasi transportasi berbasis rel serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sepanjang koridor Cikampek dan Sukabumi melalui peningkatan akses dan efisiensi distribusi.
(Amri-untuk Indonesia)



