lognews.co.id, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta memastikan banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir telah surut. Ahad (1/2/2026).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa berdasarkan data per pukul 08.00 WIB, seluruh genangan banjir di wilayah DKI Jakarta telah berangsur surut.
Data BPBD mencatat ketinggian air pada banjir akhir Januari 2026 sempat mencapai 3,5 meter di beberapa titik Jakarta Timur akibat meluapnya Sungai Ciliwung. Banjir tersebut sebelumnya menggenangi 39 rukun tetangga (RT) pada Jumat (30/1/2026) setelah hujan deras melanda Jakarta dan wilayah sekitarnya, sehingga meningkatkan muka air di sejumlah pos pantau.
Menurut Yohan, penanganan banjir dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dengan mengerahkan personel serta peralatan pendukung, termasuk pompa portabel untuk mempercepat penyedotan air. Unsur masyarakat juga dilibatkan dalam proses penanganan, seperti RT/RW, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta tokoh lingkungan setempat.
Meski kondisi banjir telah dinyatakan surut, BPBD DKI Jakarta tetap mengimbau warga untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang tersedia gratis selama 24 jam apabila terjadi kondisi darurat. (Amri-untuk Indonesia)


