الأربعاء، 04 شباط/فبراير 2026

Pertamina Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta – PT Pertamina (Persero) berhasil mengirim 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair, Afrika Utara, menuju Indonesia menggunakan kapal tanker MT Spyros yang telah bersandar di perairan selatan Cilacap.

Minyak mentah tersebut berasal dari Wilayah Kerja (WK) migas yang dikelola Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), subholding upstream Pertamina. Proses pengapalan menuntaskan pelayaran laut lebih dari satu bulan sejak 24 Desember 2025 sebelum akhirnya tiba untuk proses bongkar muat (unloading).

Kapal tanker tersebut terhubung langsung dengan ruang kendali (control room) Refinery Unit IV Cilacap guna memastikan seluruh proses penerimaan dan pengolahan kargo berjalan terpantau serta terintegrasi. Kegiatan penerimaan kargo perdana disaksikan dari tiga lokasi yang terhubung secara daring, yakni Grha Pertamina Jakarta, control room RU IV Cilacap, serta lokasi operasional di Aljazair.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menegaskan pengiriman minyak mentah ini menjadi babak baru operasi Pertamina di Afrika Utara setelah perpanjangan Kontrak Bagi Hasil Produksi Blok 405A yang disebut menjamin kelangsungan operasional hingga 25 tahun ke depan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Simon juga menekankan pentingnya sinergi antarentitas di lingkungan Pertamina, mulai dari Pertamina Internasional EP sebagai produsen, Pertamina International Shipping sebagai pelaksana pengapalan, hingga Kilang Pertamina Internasional sebagai pembeli sekaligus pengelola kilang dalam negeri.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pengiriman minyak mentah tersebut dan menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan (HSSE) dalam setiap operasional perusahaan.

Pengapalan minyak mentah dari Aljazair ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi global sekaligus mendukung upaya pemenuhan kebutuhan energi domestik melalui optimalisasi pasokan bahan baku kilang nasional. (Amri-untuk Indonesia)