Sunday, 24 May 2026

Campak Bukan Sekadar Ruam Merah, Bisa Picu Pneumonia hingga Radang Otak

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, — Banyak orang tua masih menganggap campak hanya penyakit ringan yang biasa dialami anak-anak. Padahal, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi serius hingga mengancam nyawa bila tidak dicegah sejak dini. (23/5/26)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa campak bukan sekadar demam dan ruam merah pada kulit. Penyakit yang sangat menular ini dapat menyerang organ tubuh lain dan menyebabkan gangguan kesehatan berat.

Ketua Satgas Imunisasi Anak IDAI, Hartono Gunardi, mengatakan salah satu komplikasi yang paling sering muncul akibat campak adalah pneumonia atau radang paru.

“Sekitar satu dari 20 anak yang terkena campak berisiko mengalami pneumonia,” ujarnya dalam kegiatan Pekan Imunisasi Dunia 2026.

Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran hingga Kelumpuhan

Selain menyerang paru-paru, virus campak juga dapat memicu infeksi telinga yang menyebabkan gangguan pendengaran.

Dalam kondisi lebih berat, campak bahkan bisa menyebabkan radang otak atau ensefalitis. Kondisi ini dapat memicu kejang, kelumpuhan, hingga gangguan kemampuan berpikir pada anak.

Kasus radang otak akibat campak memang lebih jarang terjadi, namun risikonya tetap harus diwaspadai.

Bahkan ada komplikasi langka bernama Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE), yaitu radang otak progresif yang muncul bertahun-tahun setelah seseorang terkena campak.

Penyakit ini belum memiliki pengobatan dan dapat berujung fatal.

Imunisasi Jadi Perlindungan Utama

IDAI menegaskan imunisasi masih menjadi cara paling efektif untuk mencegah campak dan komplikasinya.

Sayangnya, cakupan imunisasi di Indonesia masih belum merata. Data Pekan Imunisasi Dunia 2026 menunjukkan masih ada jutaan anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Orang tua diimbau rutin memeriksa jadwal imunisasi anak melalui buku KIA atau fasilitas kesehatan terdekat.

Imunisasi tidak hanya melindungi anak sendiri, tetapi juga membantu mencegah penularan di lingkungan sekitar.

Jangan Anggap Campak Penyakit Biasa

Campak termasuk virus yang sangat mudah menular dan dapat menyebar dengan cepat, terutama pada anak yang belum mendapatkan vaksin.

Karena itu, orang tua perlu lebih waspada bila anak mengalami demam tinggi disertai ruam merah, batuk, pilek, dan mata merah.

Penanganan cepat dan pencegahan melalui imunisasi menjadi langkah penting agar anak terhindar dari risiko komplikasi berat di kemudian hari. (Amri-untuk Indonesia)