Thursday, 14 May 2026

Bahaya Jemur Pakaian di Dalam Rumah, Bisa Picu Jamur dan Gangguan Paru-paru

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id — Kebiasaan menjemur pakaian di dalam rumah ternyata menyimpan risiko kesehatan serius apabila dilakukan terus-menerus tanpa sirkulasi udara yang baik. Kondisi ruangan yang lembap akibat pakaian basah dapat memicu pertumbuhan jamur berbahaya hingga meningkatkan risiko gangguan pernapasan. 

Sejumlah ahli kesehatan mengingatkan bahwa pakaian basah yang dijemur di dalam ruangan mampu meningkatkan kelembapan udara hingga sekitar 30 persen. Lingkungan lembap tersebut menjadi tempat ideal berkembangnya spora jamur, salah satunya Aspergillus fumigatus.

Jamur tersebut diketahui dapat memicu infeksi paru-paru, terutama pada orang dengan daya tahan tubuh rendah, penderita asma, pasien kanker yang menjalani kemoterapi, penderita autoimun, hingga pasien HIV/AIDS.

Profesor David Denning dari National Aspergillosis Centre di Manchester pernah mengungkapkan bahwa pakaian basah dapat melepaskan hampir dua liter air ke udara ruangan. Kondisi itu mempercepat pertumbuhan jamur di area tertutup.

“Pada penderita asma bisa memicu batuk-batuk, sedangkan orang dengan sistem imun lemah berisiko terkena aspergillosis paru,” ungkap Denning sebagaimana dikutip dari berbagai sumber kesehatan.

Selain gangguan paru-paru, paparan jamur akibat ruangan lembap juga dapat menyebabkan iritasi tenggorokan, sinusitis, sesak napas, hingga batuk berdarah dalam kondisi tertentu.

Kasus serupa pernah dialami seorang warga bernama Mather yang didiagnosis mengalami aspergillosis paru setelah terbiasa mengeringkan pakaian di dalam rumah. Ia mengaku sering mengalami batuk dan keringat malam sebelum akhirnya menghentikan kebiasaan tersebut.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk menjemur pakaian di luar ruangan agar mendapatkan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup. Jika terpaksa mengeringkan pakaian di dalam rumah, disarankan menggunakan ventilasi yang baik, dehumidifier, atau mesin pengering.

Selain itu, pakaian sebaiknya tidak dijemur di kamar tidur maupun ruang keluarga karena area tersebut paling sering digunakan untuk beraktivitas dan beristirahat.

Kebiasaan sederhana yang dianggap sepele ini perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama di musim hujan ketika aktivitas menjemur pakaian di dalam rumah lebih sering dilakukan. Ruangan yang sehat dan tidak lembap menjadi salah satu faktor penting menjaga kualitas udara serta kesehatan pernapasan keluarga. (Amri-untuk Indonesia)