Tuesday, 21 April 2026

Prabowo Curhat, Dapat Restu Jokowi untuk Maju Pilpres 2024 "Saya Merasa Disiapkan Bener Bener"

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Presiden terpilih 2024, Prabowo subianto memberikan pernyataan mengenai restu Jokowi saat dirinya ingin aju sebagai peserta pemilu 2024, dalam acara halal bihalal di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2024)

“Waktu saya ditanya, mau maju atau tidak 2024 ini !? saya terang-terangan mengatakan saya maju apabila saya direstui dan didukung oleh Pak Joko Widodo” terang Prabowo dihadapan keluarga besar NU.

Acara halal bihalal tersebut dihadiri oleh wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dan keluarga besar NU, dalam pidatonya Prabowo mengaku diajak Jokowi untuk bergabung dan hanya butuh setengah jam bagi Prabowo untuk bersepakat, kendati sebelumnya selalu kalah saing dengan Jokowi saat berkompetisi dalam Pemilu.

“Saya bergabung dengan Pak Jokowi walaupun kita telah berseberangan, berkompetisi dengan tajam selama dua kali pemilian umum, begitu beliau mengajak saya, saya kira saya berpikirnya itu mungkin hanya setengah jam dan saya mengatakan saya gabung” jelas Prabowo.

Hal itu dilakukan dengan penuh kesadaran bahwa tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sekarang tidak semakin mudah dan tidak semakin sederhana, untuk itu dirinya sepakat dengan ajakan Pak Jokowi.

"Kenapa !?, karena kita butuh kontinuitas, kita butuh komitmen keberlanjutan hal-hal yang baik, investasi-investasi uang rakyat yang sudah demikian besar harus diamankan Apakah semuanya sudah bagus tentunya tidak Apakah perlu perbaikan tentunya perlu Apakah kita perlu untuk berinisiatif berinovasi mencari solusi-solusi yang lebih cepat dirasakan" ujarnya.

Prabowo juga berterimakasih atas mandat yang diberikan oleh rakyat untuk berkontribusi, memberi solusi-solusi terhadap tuntutan dan tantangan yang dihadapi oleh bangsa dan rakyat, maka diperlukan pula dukungan dari umat Islam yang moderat dan inklusif dan kelompok agama lain.

“Rakyat telah memberikan mandat Prabowo dan Gibran tapi kami hanya tokoh, kami tidak mungkin hanya dua orang yang akan selesaikan masalah bangsa kami, maju dengan kesadaran bahwa kami didukung oleh suatu kumpulan tokoh kumpulan kekuatan yang sangat besar, dan kami merasa itu dan membutuhkan itu, diantaranya adalah kekuatan Nadatul ulama kekuatan ormas ormas Islam yang moderat, inklusif kekuatan-kekuatan Islam yang rahmatan lil alamin, kekuatan-kekuatan Islam yang tidak punya rasa rendah diri punya kepercayaan besar karena itu dengan dukungan kekuatan-kekuatan unsur-unsur lain unsur Nasrani unsur Hindu unsur Budha unsur semua kelompok di Indonesia Kita bersama-sama akan menjaga keselamatan bangsa” tegas Prabowo.

“Kami merasa tugas utama Kami adalah menjaga kekayaan Indonesia agar kekayaan Indonesia bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh rakyat” lanjut Prabowo.

Sembari menunggu pengesahan menjadi Presiden ditanggal 20 Oktober 2024, Prabowo mengatakan dirinya sedang menyiapkan diri dengan mempelajari masalah, berkmunikasi dengan para pakar, dan merumuskan langkah langkah agar saat penyerahan mandat tidak terjadi vakum dan tidak ada waktu yang terbuang.

Diakhir pidatonya, Prabowo menceritakan kedekatannya dengan Jokowi yang kini memanggilnya dengan sebutan “Mas Bowo” seraya memuji ketokohan Jokowi yang selalu menang melawan dirinya.

“Saya perlu sampaikan disini betapa besar Pak Jokowi menyiapkan saya, saudara sekalian beliau seorang yang boleh saya katakan sangat teliti, mungkin karena itu saya kalah dua kali sama beliau, itu tapi saya juga tidak kalah akal, kalau dua kali kalah lebih baik kita belajar dari orang yang menang, tapi sampai sekarang pun beliau merha Dan saya merasa saya di siapkan benar-benar, kemarin-kemarin saya masih dipanggil Menhan, sekarang sudah lebih akrab "Mas Bowo"" pungkas Prabowo. (Amr-untuk Indonesia)