Saturday, 25 April 2026

Abu Rizal Bakrie Punya Syarat Jika Jokowi Mau Menjadi Ketum Golkar

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Bali  -  Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie menjawab bisa saja dengan senang hati apabila Jokowi mau masuk kedalam partainya.

“Tentu kalau masuk ya boleh aja kan kita bersenang hati karena beliau kan tokoh masyarakat dan sebagainya, menjadi presiden 10 tahun saya kira wajar kalau kita bersenang hati”.ujar Aburizal di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/3/2024).

Menurut Aburizal, apabila Jokowi dan Gibran ingin menjadi pimpinan tertinggi Partai Golkar, keduanya harus mengikuti prosedur kaderisasi partai .

"ya berarti kalau untuk pak Jokowi atau Mas Gibran itu harus ini apa harus mengikuti proses kanderisasi 5 tahun lamanya, kita kan organisasi “

Tetapi tidak menutup kemungkinan jika Jokowi dan Gibran mau menjadi Ketua Umum Partai Golkar, dengan syarat bahwa semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi menginginkan keduanya menjadi pimpinan dengan mengubah aturan dan mendapat persetujuan semua pengurus Golkar dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Iya mungkin saja (bisa dirubah AD/ART) kalau mau. Kalau (semua) daerah mau, iya (bisa)," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengaku belum mendengar soal isu Jokowi dan Gibran akan bergabung dengan partainya.

Lodewijk menilai bergabungnya Jokowi dan Gibran ke Partai Golkar sah-sah saja dan sesuai amanat Musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar pada 2017.

Dalam hal ini ada program panca sukses yang harus diikuti oleh para kader yang bergabung.

"Kita punya program panca sukses salah satu adalah sukses inovasi kaderisasi dan keanggotaan. Kebetulan saya yang bertanggung jawab, jadi kita membuat data base dengan aplikasi yang ada pada data kita untuk merekrut kader-kader baru siapapun boleh masuk, entah dia pemulung, entah pengusaha bisa masuk sangat senang kita," ujarnya.

"Bayangin, kalau ada presiden mau masuk atau calon presiden mau masuk tentunya akan sangat membantu Partai Golkar," tambah Lodewijk. (Amr-untuk Indonesia)