Sunday, 26 April 2026

Kampanye Akbar 01, Dihadiri Petinggi Partai Hingga Menyinggung Jokowi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 lognews.co.id, Kampanye Akbar Anies Muhaimin di JIS dihadiri petinggi partai (10/2/2024).

Dalam sambutannya Ketua Umum Demokrat Surya Dharma Paloh mengajak para pemilih untuk mengambil kesempatan untuk mencoblos demi perubahan.

"Inilah mau momentum kita untuk melakukan perubahan, maka saya berharap untuk kita punya peran berpartisipasi aktif untuk 14 Februari (pemilu), kenapa ?karena inilah kesempatan kita, dalam situasi seperti ini kita layak berharap.

Dalam pemilu yang diselenggarakan ke-13 kalinya, Surya Paloh menekankan bahwa pesta rakyat yang diselenggarakan 5 tahunan, bukan sekedar memilih Presiden, namun lebih kepada perubahan yang diharapkan.

Nampak kehadiran Capres-Cawapres, Anies - Muhaimin ke atas panggung dengan saling bergandengan, bersamaan dengan dinaikannya poster super besar dari sudut bangku penonton, bergambarkan Anies yang sedang hormat, memakai jas, berpeci hitam dan bacaan "INI INDONESIA BARU".

Kemudian Anies nampak berdiri, dan Cak Imin maju berorasi dengan mengajak melantunkan bersama sama, sholawat Gusdur (syiir tanpo waton) uniknya lirik Sholawatan diganti dengan lirik versinya yang membuat peserta yang hadir terkejut sengan liriknya.

“Suara Anda jangan mau dibeli, itu menguntungkan oligarki. Mari kita tegakkan demokrasi. Indonesia bukanlah milik…” Ketika akan memasuki penggalan "Indonesia bukanlah milik” simpatisan PKB yang hadir dalam kampanye itu berteriak dengan kata "Jokowi". Padahal, lirik selanjutnya adalah kata “dinasti” kemudian Anies merespon dengan kata kata "gak bahaya ta?".

Selanjutnya, orasi Anies menyambut satu persatu para tokoh politik yang hadir di tribun penonton.

Menjadi tokoh yang pertama kali disebut, Anies memanggil ketua umum partai Nasdem dengan nama lengkap Surya Dharma Paloh dan memuji sifat kepahlawanan memperjuangkan etuk, dan demikrasi meskipun mendapat cobaan yang berat dalam perjuangannya.

"Beliau yang membukakan pintu perubahan lewat jalur politik, membuka pintu lewat bagi partai partai yang tersandera, mengatakan perubahan disaat yang lain tak berani mengucapkan ditengah cobaan yang tak henti henti sampai sekarang tapi beliau tak bergeming" ujar Anies.

Kemudian Anies menyebut Ketua Majelis Sgura Partai PKS, Habib Salim Segaf Aljufri sebagai orang yang memberi keteladanan, siap didalam pemerintahan dan tabah menjadi oposisi , disaat sebagaian tak tahan didalam oposisi.

Kemudian Annies memanggil Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais dan para hadirin para pendukung Capres-Cawapres nomor urut 01, "yang kami banggakan semua pejuang perubahan yang memenuhi JIS yang datang dari jauh hitungan kilometernya panjang jauh dari Ibu kota tapi memiliki kecintaan dan membawa pesan perubahan" ujar Anies.

Selanjutnya Anies dan Cak Imin menyapa dan membaca tulisan tulisan dari pendukungnya, "Ada yang menulis ora butuh duitmu, butuh kepemimpinan mu" kata Anies membacakan.

Menjadi penutup acara, band d'masiv tampil dengan background panggung bertuliskan "Berani Berubah" diantara dua layar besar, dan menyanyikan lagu berjudul jangan menyerah, menghibur yang hadir, beberapa dari penonton mengibarkan bendera merah putih, PKS, Nasdem, hingga bendera Palestina. "Untuk indonesia jangan menyerah" kata Rian punggawa d'Masiv. (Amr-untuk Indonesia)