Apresiasi Pelajar Al Zaytun Tumbuhkan Prestasi dan Kesadaran

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Indramayu, lognews.co.id - Penghargaan kepada pelajar Ma’had Al Zaytun menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya berprestasi yang diiringi kedisiplinan, kreativitas, tanggung jawab, dan kesadaran dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut ditanamkan melalui kegiatan Apresiasi Pelajar Ma’had Al Zaytun yang berlangsung di Basement Gedung Ali, Kampus Ma’had Al Zaytun pada Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Integritas dalam Ketertiban” tersebut memberikan penghargaan kepada pelajar yang dinilai menunjukkan prestasi, kedisiplinan, kreativitas, dan keteladanan. Apresiasi sekaligus diarahkan untuk membangun motivasi agar pelajar terus mengembangkan potensi dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya.

Kemenditham OPMAZ Ihsan Syatiri Ahmad menegaskan, penghargaan tidak semata-mata diberikan sebagai bentuk pengakuan atas capaian pelajar, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik melalui kesadaran dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Melalui ajang ini kami berharap seluruh pelajar memanfaatkan kesempatan bersama untuk menjadi pribadi yang terbaik. Seseorang yang berjiwa baik akan selalu menyertai kesadaran dalam melakukan segala sesuatu,” ujarnya.

Nilai kesadaran tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari pembinaan yang diterapkan di Ma’had Al Zaytun, termasuk melalui pelaksanaan Unsitoh Yaumiah. Kebiasaan tersebut diarahkan agar nilai disiplin dan tanggung jawab tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari perilaku pelajar.

Presiden Organisasi Pelajar Ma’had Al Zaytun (OPMAZ), Rafa, mengatakan predikat pelajar terbaik harus dipandang sebagai tanggung jawab untuk mempertahankan perilaku positif. Pelajar yang memperoleh apresiasi diharapkan mampu menjadi contoh bagi teman-temannya.

“Ketika seorang pelajar mendapatkan predikat terbaik, ia harus sadar bahwa dirinya menjadi contoh bagi pelajar lainnya. Kesadaran itu harus diwujudkan dengan terus melakukan hal-hal terbaik dan mempertahankannya,” kata Rafa.

Ia mengaitkan pembinaan tersebut dengan Sapta Janji Dharma Bakti, khususnya nilai disiplin, serta mengajak pelajar menerapkan semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

Rafa juga mengajak pelajar melihat proses penyelenggaraan apresiasi sebagai bagian dari pembelajaran. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pelajar tingkat bawah untuk mempelajari proses persiapan kegiatan sekaligus meneruskan budaya berkarya di lingkungan ma’had.

“Sejatinya kita semua datang bukan hanya menonton, tetapi belajar lebih dalam melihat bagaimana panitia mempersiapkan seluruh rangkaian acara. Ke depan, kalianlah yang akan meneruskan budaya berkarya itu,” tuturnya.

Budaya apresiasi juga diarahkan untuk membangun hubungan antarpelajar yang sehat. Rafa menilai penghargaan dapat menjadi langkah awal dalam evaluasi dan pembinaan dengan tetap menghindari stigma maupun perundungan terhadap pelajar.

“Kalau dia bisa menjadi pelajar terbaik, maka saya juga harus bisa. Dari situlah semangat fastabiqul khairat akan tumbuh di kalangan pelajar,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas sehingga prestasi pelajar seperti kategori terdisiplin dan terkreatif dapat menjadi inspirasi bagi warga ma’had lainnya. Proses penilaian juga diharapkan tetap dilakukan secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan yang sama, Ustaz Iqbal memberikan tantangan kepada siswi untuk berani mengambil peran kepemimpinan sebagai Presiden OPMAZ. Ia menyampaikan bahwa sepanjang sejarah Ma’had Al Zaytun, jabatan tersebut baru dua kali dipimpin oleh pelajar putri.

Pesan tersebut membuka ruang bagi seluruh pelajar untuk mengembangkan kemampuan memimpin dan berkontribusi tanpa dibatasi latar belakang. Dengan demikian, apresiasi tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak pelajar yang berprestasi, disiplin, kreatif, dan memiliki kesadaran untuk memberi manfaat bagi lingkungannya.

(Saheel Untuk Indonesia)