lognews.co.id, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat memfasilitasi pemulangan seorang lansia asal Kecamatan Gantar yang ditemukan telantar di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. (18/5/26).
Lansia berinisial H (52) tersebut sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi telantar selama beberapa hari di wilayah Lamongan. Setelah menerima informasi tersebut, Dinsos Kabupaten Indramayu segera melakukan koordinasi lintas daerah untuk menelusuri keberadaan keluarga korban hingga proses reunifikasi dapat dilakukan.
Pemulangan H dilakukan dengan mempertemukan kembali yang bersangkutan dengan keluarganya. Dalam proses tersebut, anak korban yang berada di Cikarang datang langsung untuk menjemput ayahnya agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga secara aman dan layak.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Lucky Hakim dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya warga yang masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Indramayu, Ade Suhayati, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
“Apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan sosial, masyarakat diharapkan segera melapor kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos Kabupaten Indramayu, Sidik Tri, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga korban, pihak Kecamatan Gantar, hingga Pemerintah Desa Baleraja selama proses penanganan berlangsung.
“Kami dari Dinsos bersama Kecamatan Gantar dan Kuwu Desa Baleraja memberikan bantuan untuk akomodasi penjemputan Bapak H,” katanya.
Salah satu anak dari H turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas bantuan yang diberikan dalam mempertemukan kembali dirinya dengan sang ayah.
Kasus tersebut kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga dalam penanganan warga rentan yang membutuhkan perlindungan sosial secara cepat dan tepat.
(Amri-untuk Indonesia)



