Monday, 11 May 2026

Perusahaan Jepang Tanam 15 Ribu Mangrove, Perkuat Ketahanan Pesisir Indramayu

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Belasan perusahaan asal Jepang menanam 15 ribu pohon mangrove di Pantai Tiris, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, sebagai upaya memperkuat pelestarian lingkungan pesisir dan menekan risiko abrasi. (11/5/26).

Program bertajuk Collaboration With Nature itu melibatkan PT Akashi Wahana Indonesia (AWI), PT Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia (DDMI), NPCI Indramayu, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan visi “Indramayu Reang” dalam mewujudkan kawasan pesisir yang hijau dan berkelanjutan.

“Program ini sangat berarti untuk menjaga lingkungan pesisir dari abrasi. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” kata Dedi.

Ia mengapresiasi keterlibatan perusahaan-perusahaan Jepang yang dinilai aktif mendukung program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbasis lingkungan di wilayah pesisir Indramayu.

Menurutnya, rehabilitasi mangrove memiliki dampak strategis bagi perlindungan garis pantai, peningkatan kualitas ekosistem, hingga menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.

Presiden Direktur PT Akashi Wahana Indonesia, Noboru Matsumoto, mengatakan penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian dunia usaha terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor perikanan masyarakat.

“Penanaman mangrove diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kawasan pantai serta memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Daihatsu Drivetrain Manufacturing Indonesia, Naohiko Kageyama, menegaskan pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dunia industri.

Menurut dia, mangrove memiliki fungsi penting untuk mencegah abrasi dan banjir rob, menjaga ekosistem pesisir, sekaligus menyerap karbon.

“Kami datang dari Karawang untuk turut menjaga lingkungan melalui penanaman 15 ribu pohon mangrove di Pantai Tiris,” katanya.

Pemkab Indramayu berharap program rehabilitasi mangrove tersebut dapat terus diperluas guna memperkuat ketahanan wilayah pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan di kawasan Pantura Jawa Barat. (Amri-untuk Indonesia)