Wednesday, 29 April 2026

Pemkab Indramayu Siapkan Lahan Proyek Nasional Cabai dan Bawang, Tindak Lanjut Instruksi Pusat Tekan Inflasi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu menyiapkan dukungan terhadap proyek nasional pengendalian inflasi melalui program penanaman cabai dan bawang yang didanai pemerintah pusat. Langkah itu mengemuka usai Pemkab mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring di Ruang Indramayu Command Center (ICC), Senin (27/4/26).

Rakor tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Pemerintah pusat menyoroti kinerja daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng. Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan kepala daerah harus bergerak nyata, bukan sekadar mengikuti rapat koordinasi.

Menurut Tomsi, bantuan APBN yang telah dialokasikan melalui sektor pertanian harus dimanfaatkan maksimal untuk memperkuat produksi lokal dan menahan gejolak harga pasar.

Menindaklanjuti arahan itu, Pemkab Indramayu menyatakan siap mengeksekusi program pusat dengan menyiapkan lahan seluas 5 hingga 10 hektare untuk penanaman cabai dan bawang. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat pasokan pangan dari daerah sentra produksi.

Asep Abdul Mukti mengatakan pemerintah daerah akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis agar lahan siap tanam dan bantuan pusat dapat segera direalisasikan.

“Kami tidak hanya memantau, tetapi langsung bergerak memastikan bantuan penanaman cabai dan bawang terlaksana dengan baik. Harapannya pasokan pangan tetap aman dan harga di pasar stabil,” ujarnya.

Selain proyek budidaya hortikultura, Pemkab Indramayu juga memperkuat sinergi dengan Perum Bulog untuk memantau distribusi beras dan minyak goreng. Langkah ini ditujukan mencegah lonjakan harga di tingkat pedagang maupun konsumen.

Sebagai daerah lumbung pangan nasional, Indramayu dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda ketahanan pangan dan pengendalian inflasi nasional. Optimalisasi lahan pertanian serta distribusi logistik menjadi kunci menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. (Amri-untuk Indonesia)