Thursday, 23 April 2026

Pemkab Indramayu Respons Cepat Dugaan TPPO Modus Pengantin Pesanan ke China

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KB-P3A) bergerak cepat merespons dugaan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” ke China, Selasa (21/4/2026). 

Jajaran DP2KB-P3A dipimpin Kepala dinas Iman Sulaeman langsung mengunjungi keluarga korban di Desa Bojongslawi, Kecamatan Lohbener. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan pendampingan sekaligus menyerap informasi dari keluarga terkait kondisi korban.

Dalam pertemuan tersebut, keluarga berharap korban dapat segera dipulangkan dalam kondisi selamat. Pemerintah daerah menyatakan komitmen untuk memberikan pendampingan psikologis dan sosial, serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan kasus.

Kasus ini terungkap setelah korban menyampaikan permintaan bantuan melalui media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Lucky Hakim menginstruksikan langkah koordinatif dengan pemerintah pusat, termasuk melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mempercepat proses pemulangan.

Pemerintah daerah menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap praktik perdagangan orang. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mencegah kasus serupa serta memastikan perlindungan terhadap perempuan dan kelompok rentan. (Amri-untuk Indonesia)