Friday, 17 April 2026

Tradisi Mapag Tamba Tegaltaman Digelar, Warga Perkuat Warisan Budaya Leluhur

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Tradisi Mapag Tamba atau Puter Gelang kembali digelar warga Desa Tegaltaman, Kecamatan Sukra, sebagai upaya menjaga warisan budaya leluhur melalui ritual adat yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan. (15/4/26)

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh pemerintah desa dengan melibatkan unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh agama, hingga warga yang turut mengikuti prosesi mengelilingi desa sambil memanjatkan doa bersama.

Tradisi Mapag Tamba memiliki makna permohonan kebaikan, kesuburan, dan kemakmuran bagi masyarakat, sekaligus menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia, alam, dan nilai spiritual yang diwariskan turun-temurun.

Kuwu Desa Tegaltaman menegaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni budaya, melainkan identitas kolektif masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya di tengah perubahan zaman.

Pelaksanaan tradisi juga menjadi momentum memperkuat kohesi sosial warga, di mana partisipasi lintas elemen masyarakat menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan rasa syukur yang masih terpelihara.

Dalam konteks lebih luas, pelestarian tradisi lokal seperti Mapag Tamba dinilai penting sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional yang berpotensi mendukung sektor sosial dan budaya di daerah.

Tradisi ini diharapkan terus berlanjut dan diwariskan ke generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Indramayu. (Amri-untuk Indonesia)