Wednesday, 08 April 2026

Harga Kedelai dan Plastik Melonjak, Perajin Tahu Jabar Kian Tertekan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Bandung – Perajin tahu di Jawa Barat kembali terpukul akibat lonjakan harga kedelai dan plastik kemasan imbas naiknya harga minyak dunia dampak konflik Timur Tengah. Ketua Paguyuban Tahu Tempe Jawa Barat, Muhamad Zamaludin, menyebut beban biaya produksi kini meningkat tajam sehingga memaksa pelaku usaha menaikkan harga jual. (02/4/26)

Zamaludin menjelaskan harga kedelai impor di tingkat perajin telah menembus Rp10.700–Rp10.800 per kilogram dan sempat naik Rp200 dalam sehari. Kenaikan paling signifikan terjadi pada plastik kemasan yang melonjak sekitar Rp14.000 per kilogram atau hampir 50 persen. Kondisi ini membuat sebagian perajin mengerek harga jual dari Rp60 ribu menjadi Rp62 ribu per papan, sementara tempe naik 7–10 persen.

Menurutnya, penyesuaian dilakukan bertahap agar konsumen tidak terbebani, meski beberapa perajin terpaksa memperkecil ukuran produk. Dalam satu papan tahu, jumlah potongan berkisar 80–100 buah tergantung ukuran. “Ini langkah terpaksa agar tetap bertahan,” ujarnya.

Kenaikan kedelai juga turut mendorong biaya bahan lain seperti mentega, garam, kunyit, dan bawang putih. Perajin skala kecil rata-rata membutuhkan 3,5–4 kuintal kedelai per hari, sedangkan skala besar dapat menghabiskan hingga 8 ton. Biaya energi seperti kayu bakar dan gas ikut meningkat, menambah tekanan produksi.

Zamaludin berharap pemerintah segera menstabilkan harga kedelai. Ia menilai impor alternatif dari India dan Brasil dapat menjadi opsi jangka pendek meski kualitasnya masih di bawah kedelai Amerika Serikat dan Kanada. “Pengrajin kecil sudah mulai menjerit, yang penting bahan baku tersedia dan terjangkau,” katanya.

Meski demikian, ia mengapresiasi konsumen yang dinilai cukup memahami kondisi pasar. Banyak pembeli disebut telah mengikuti perkembangan harga sebelum transaksi sehingga penyesuaian berjalan relatif lancar.

(Amry-untuk Indonesia)