Sunday, 29 March 2026

PKBM Al Zaytun: Dari Ruang Belajar ke Ruang Kebersamaan di Hari Bahagia Alumni

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Oleh : Sri Wahyuni, S.Pd. (Tutor PKBM Al Zaytun)

lognews.co.id - Pagi itu, Senin, 23 Maret 2026, mentari bersinar cerah seolah ikut merestui langkah-langkah penuh semangat ibu-ibu dari Blok Gabel dan sekitarnya. Satu per satu mereka berdatangan ke kediaman Bapak Musoin dan Ibu Lusinah (alumni PKBM Al Zaytun) yang hari itu tengah berbahagia menyelenggarakan akad nikah putri tercinta mereka, Sifa Aulia, dengan pujaan hatinya, Dadan Daniar.

Suasana rumah sudah hidup sejak pagi. Tanpa komando yang rumit, ibu-ibu yang mayoritas merupakan warga belajar (WB) langsung mengambil peran masing-masing. Di dapur, beberapa sibuk meracik hidangan; di bagian tengah, tangan-tangan cekatan menata sajian; sementara di depan, senyum ramah siap menyambut tamu yang datang. Semua bergerak dengan irama yang sama: gotong royong yang lahir dari kebersamaan yang telah lama terjalin.

Tepat pukul 09.00 WIB, penghulu tiba dan disambut dengan penuh hormat. Tak lama kemudian, momen sakral pun dimulai. Ijab kabul antara Sifa Aulia dan Dadan Daniar berlangsung khidmat dan lancar. Dua saksi dari tutor PKBM, Ustaz Suwandi dan Ustaz Sukino, turut membersamai jalannya akad. Saat kata “sah” terucap, haru seketika menyelimuti ruangan, disusul doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harap agar kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Usai prosesi akad, kebahagiaan dilanjutkan dengan sesi foto bersama, mulai dari keluarga hingga panitia yang telah berkontribusi sejak awal. Namun, rangkaian acara hari itu belum usai.

Memasuki siang hari, suasana kembali hangat dengan digelarnya doa bersama dan pembentukan kepanitiaan resepsi pernikahan yang direncanakan berlangsung pada Ahad, 5 April 2026. Kegiatan ini melibatkan paguyuban Istri Peduli (PIP) yang akan berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut.

Tepat pukul 14.00 WIB, acara dimulai dengan dipandu oleh MC, Ibu Wasiyem, yang juga merupakan alumni PKBM. Sambutan hangat disampaikan oleh tuan rumah, Bapak Musoin, dilanjutkan dengan doa istighazah yang dipimpin oleh Ibu Ani Paini. Suasana semakin khidmat saat Ibu Sri Wahyuni, S.Pd., tutor PKBM, memberikan arahan terkait pembagian tugas, termasuk peran penting pengurus PIP dalam mendistribusikan undangan ke masing-masing blok.

WhatsApp Image 2026 03 27 at 15.22.34

Namun, ada satu hal yang membuat hari itu terasa lebih istimewa. Banyak dari ibu-ibu yang hadir ternyata merupakan alumni PKBM dalam satu kelas yang sama. Pertemuan ini pun berubah menjadi ajang reuni kecil yang penuh kehangatan. Tawa lepas, cerita masa lalu, dan kenangan semasa belajar kembali mengalir tanpa sekat. Kebersamaan itu terasa begitu tulus—bukan sekadar hadir membantu, tetapi juga merayakan ikatan persahabatan yang telah terbangun sejak di bangku belajar.

Sebelum beranjak pulang, mereka mengabadikan momen dengan foto bersama, sebuah simbol bahwa kebersamaan hari itu bukan hanya tentang sebuah acara, tetapi tentang hubungan yang terus hidup dan tumbuh.

Sebagai tutor, Ibu Sri Wahyuni mengaku bangga dan terharu melihat kuatnya jalinan persahabatan di antara alumni PKBM Al Zaytun. Semangat saling membantu, kepedulian, dan kekompakan yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan hubungan sosial yang kokoh.

Dari ruang belajar hingga ruang kehidupan, PKBM Al Zaytun telah melahirkan bukan hanya alumni, tetapi juga keluarga besar yang saling menguatkan. Sebuah potret nyata bahwa kebersamaan adalah kekuatan, dan gotong royong adalah warisan yang terus hidup di tengah masyarakat.

Semoga kebahagiaan yang diprakarsai oleh cinta dan persahabatan ini membawa keberkahan, dan semoga langkah PKBM Al Zaytun senantiasa menginspirasi dalam setiap denyut kehidupan masyarakatnya.