lognews.co.id, Indramayu — Pasokan air bersih pelanggan Perumda Tirta Darma Ayu, Indramayu, mengalami penurunan signifikan akibat tingginya tingkat kekeruhan air baku di Sungai Cimanuk. Direktur Utama PDAM, Nurpan, menyebut kekeruhan mencapai 11.000 NTU, jauh melewati batas optimal pengolahan yang idealnya berada di bawah 2.500 NTU. Pada rentang 2.500–6.000 NTU saja, kapasitas produksi biasanya turun 30–50 persen, sehingga kondisi ekstrem saat ini membuat air siap distribusi hanya tersisa sekitar separuh dari kapasitas normal. (26/3/26)
Tingginya sedimen menyebabkan sebagian besar air baku berubah menjadi lumpur yang tidak bisa diolah, sehingga suplai ke pelanggan berkurang sejak sepekan terakhir. Meski begitu, Nurpan memastikan kualitas air hasil produksi mulai berangsur jernih seiring percepatan proses pengolahan dan penanganan internal. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan layanan dan memastikan pemulihan distribusi dilakukan bertahap hingga stabil.
(Amri-untuk Indonesia)



