lognews.co.id, Indramayu — Bupati Lucky Hakim mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan dirinya atau keluarga dekatnya dengan dalih menawarkan bantuan kepada sekolah maupun lembaga tertentu. Imbauan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang ditujukan kepada masyarakat dan instansi di Kabupaten Indramayu. (10/3/26)
Dalam pernyataannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengutus siapa pun untuk mendatangi sekolah atau lembaga guna menawarkan bantuan dari pemerintah daerah dengan meminta imbalan tertentu. Ia menyebut praktik tersebut merupakan tindakan penipuan yang memanfaatkan nama pejabat untuk keuntungan pribadi.
Bupati Indramayu menjelaskan bahwa modus yang beredar biasanya dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai orang dekat, kerabat, atau keluarga Bupati. Oknum tersebut kemudian menawarkan bantuan program kepada sekolah atau lembaga dengan syarat memberikan sejumlah uang sebagai biaya pengurusan.
Lucky Hakim memastikan bahwa seluruh program bantuan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak pernah disertai permintaan imbalan kepada penerima. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengaku bisa mengurus bantuan dengan meminta pembayaran tertentu.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya instansi pemerintah, sekolah, dan lembaga pendidikan, untuk menyebarluaskan informasi tersebut agar tidak ada lagi pihak yang menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Pemerintah daerah berharap masyarakat tetap berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat publik, sekaligus bersama-sama menjaga integritas pelayanan publik di Kabupaten Indramayu. (Amri-untuk Indonesia)



