lognews.co.id, Indramayu – Kabupaten Indramayu sejak lama dikenal dengan julukan Kota Mangga. Julukan ini tidak muncul tanpa alasan, melainkan berkaitan dengan melimpahnya produksi mangga yang tumbuh subur di wilayah pesisir utara Jawa Barat tersebut.
Dalam bahasa masyarakat setempat, buah mangga dikenal dengan sebutan pelem. Tanaman ini tidak hanya dibudidayakan di kebun-kebun khusus, tetapi juga banyak ditemukan di pekarangan rumah warga hingga di bantaran sungai.
Keberadaan mangga yang melimpah serta kualitas rasanya yang dikenal unggul membuat mangga Indramayu populer di berbagai daerah di Indonesia.
Jejak Sejarah Mangga Indramayu
Catatan sejarah mengenai keberadaan perkebunan mangga di Indramayu telah ditemukan dalam naskah kuno berbahan daun lontar. Naskah tersebut mencatat jumlah pohon yang tumbuh di sebuah wilayah bernama Dusun Legok.
Dalam catatan tersebut disebutkan berbagai jenis tanaman, termasuk 42 pohon mangga yang tercatat sebagai bagian dari komoditas utama masyarakat pada masa itu.
Naskah lontar tersebut diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-18, atau lebih dari 300 tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan bahwa mangga telah menjadi tanaman penting dalam kehidupan masyarakat Indramayu sejak lama.
Kisah Soekarno dan Mangga Indramayu
Popularitas mangga Indramayu juga pernah dikaitkan dengan kisah Presiden pertama Indonesia Soekarno.
Dikisahkan pada tahun 1943–1944, ketika Soekarno berkunjung ke Indramayu untuk meninjau markas **Pembela Tanah Air> (PETA) di wilayah Jatibarang, ia disuguhi mangga yang dipetik langsung dari pekarangan warga.
Sejak saat itu, Soekarno disebut sangat menyukai mangga dari Indramayu. Bahkan ketika menjabat sebagai presiden, ia dikabarkan kerap meminta orang kepercayaannya membeli mangga langsung dari daerah tersebut.
Mangga yang paling dikenal kala itu disebut sebagai Mangga Sukawera, yang diduga merupakan varietas mangga Cengkir yang tumbuh subur di Desa Sukawera, Indramayu.
Beragam Jenis Mangga Unggulan
Selain terkenal karena jumlahnya yang melimpah, Indramayu juga memiliki banyak varietas mangga yang dikenal luas.
Beberapa jenis mangga unggulan dari daerah ini antara lain:
- Gedong Gincu
- Harumanis
- Mangga Cengkir
Selain itu terdapat pula berbagai jenis mangga lain seperti Bapang, Kueni, Golek, Gajah, dan Manalagi yang juga tumbuh di wilayah Indramayu.
Melimpahnya produksi mangga serta kualitas rasa yang khas membuat komoditas ini menjadi identitas daerah.
Ikon Tugu Mangga
Sebagai simbol daerah penghasil mangga, Indramayu juga memiliki ikon Tugu Mangga yang pernah berdiri di kawasan pusat kota. Monumen tersebut menampilkan tiga buah mangga besar sebagai lambang kebanggaan masyarakat setempat.
Saat ini pemerintah daerah berupaya membangun kembali ikon tersebut sebagai bagian dari identitas budaya dan sejarah Indramayu.
Keberadaan mangga yang telah dikenal sejak ratusan tahun lalu menunjukkan bahwa Indramayu tidak hanya dikenal sebagai daerah agraris, tetapi juga sebagai salah satu sentra produksi mangga terbesar di Jawa Barat.
(Amri-untuk Indonesia)



