lognews.co.id, Indramayu — Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, Pasar Sandang Jatibarang di Jalan Mayor Dasuki, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dipadati pembeli yang berburu pakaian Lebaran dengan harga terjangkau. (2/3/26)
Pasar yang digelar setiap Rabu dan Minggu ini menjadi salah satu pusat perdagangan sandang terbesar di wilayah barat Indramayu. Memasuki pertengahan Ramadan, intensitas kunjungan meningkat signifikan seiring masyarakat mulai fokus mempersiapkan kebutuhan Idul Fitri.
Pembeli tidak hanya berasal dari Indramayu, tetapi juga dari Kabupaten Majalengka dan Subang. Mereka memanfaatkan momentum pertengahan Ramadan untuk menghindari lonjakan harga dan kepadatan menjelang akhir bulan puasa. Harga pakaian di pasar ini bahkan disebut bisa lebih murah hingga 50 persen dibandingkan pasar modern.
Rata-rata pengunjung menyiapkan anggaran Rp300 ribu hingga Rp500 ribu untuk membeli beberapa potong pakaian keluarga, mulai dari baju muslim, koko, pakaian anak-anak hingga busana harian. Variasi model dan kualitas yang dinilai kompetitif menjadi daya tarik utama Pasar Sandang Jatibarang.
Lonjakan transaksi di pertengahan Ramadan ini memperlihatkan perputaran ekonomi sektor perdagangan rakyat di Indramayu tetap bergerak dinamis. Aktivitas pasar tradisional tersebut sekaligus menjadi indikator penguatan daya beli masyarakat menjelang puncak konsumsi Lebaran. (Amri-untuk Indonesia)



