Tuesday, 03 March 2026

KM Almujib Ditabrak Tongkang di Perairan Pulau Biawak Indramayu

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

lognews.co.id, Indramayu – Kecelakaan laut menimpa kapal nelayan KM Almujib di perairan sekitar Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kapal tersebut karam setelah diduga ditabrak kapal tongkang bernomor lambung 3009 pada Sabtu (28/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Insiden tragis itu menyebabkan dua anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, empat orang masih hilang, dan dua lainnya berhasil selamat.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Asep Suryana, KM Almujib berangkat dari Pelabuhan Karangsong sekitar pukul 13.00 WIB menuju perairan Pulau Biawak untuk mencari ikan.

Sekitar pukul 16.00 WIB, kru mulai menebar jaring hingga pukul 17.00 WIB, kemudian membersihkan kapal hingga pukul 19.00 WIB. Setelah itu, mesin kapal dimatikan dan para nelayan beristirahat.

Petaka terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ketika salah satu ABK terbangun dan melihat kapal tongkang mendekat. Benturan tak terhindarkan.

Tongkang menghantam lambung kiri KM Almujib dan menyeret kapal nelayan tersebut sekitar 10 menit sebelum akhirnya tenggelam. Air masuk dengan cepat ke badan kapal hingga menyebabkan karam.

Identitas Korban

Dua korban meninggal dunia adalah:

  • Jupri (35), warga Indramayu
  • Wandi (39), warga Indramayu

Keduanya sempat berpegangan pada tali kapal tongkang, namun terlepas dan ditemukan meninggal dunia. Jenazah dievakuasi menggunakan KM Cahaya Langgeng dan dibawa ke Karangsong sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Dua korban selamat:

  • Carudin (48), warga Kecamatan Pasekan
  • Alfianto Agus Sulistiyo (20), warga Indramayu

Carudin bertahan dengan berpegangan pada jeriken bekas wadah solar, sementara Alfianto menggunakan gabus sintetis (styrofoam). Keduanya dievakuasi oleh KM Sri Mulya.

Empat korban yang masih dinyatakan hilang:

  • Ari Wibowo (23), warga Sindang
  • Asep Agustina (24), warga Sindang
  • Mas'ud (38), warga Indramayu
  • Ono (50), warga Indramayu

Operasi SAR dan Penyelidikan

Polairud Polres Indramayu telah berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan operasi pencarian terhadap empat korban yang hilang.

Bangkai KM Almujib dilaporkan ditemukan mengapung di sekitar perairan Pulau Rakit atau Pulau Biawak.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan kapal tongkang nomor lambung 3009 dalam insiden tersebut.

Keluarga korban telah dihubungi dan dua jenazah korban meninggal telah diserahkan untuk dimakamkan. (Amri-untuk Indonesia)