Wednesday, 08 April 2026

Presiden Prabowo Berikan Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Tangerang – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Prosesi penghormatan dilaksanakan di Ruang Tengah Terminal VIP, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu (4/4/26).

Dalam suasana khidmat, Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon. Ketiganya merupakan prajurit TNI yang gugur ketika menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia di Lebanon.

Presiden juga menyempatkan diri menghampiri keluarga almarhum satu per satu. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus penghormatan atas pengabdian para prajurit yang gugur. “Kami sangat berduka dan bangga atas pengorbanan putra-putra terbaik bangsa ini,” ujar Presiden Prabowo.

Penghormatan terakhir dilakukan sebelum ketiga jenazah diusung menuju lokasi upacara persemayaman. Setelah prosesi di Soekarno-Hatta, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Ketiga prajurit tiba di Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB setelah sebelumnya dilepas melalui upacara militer di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, Lebanon, pada Kamis (2/4). Upacara di Beirut dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL sebagai bentuk penghormatan internasional kepada misi perdamaian Indonesia.

Sejumlah pejabat negara hadir mendampingi Presiden Prabowo, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamenko Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.

Momen penghormatan ini kembali mengingatkan bangsa bahwa tugas menjaga perdamaian dunia menuntut keberanian dan pengorbanan tertinggi. Tiga prajurit TNI tersebut gugur dalam tugas mulia, namun jejak pengabdian dan semangat mereka akan terus hidup dalam komitmen Indonesia terhadap perdamaian global.

(Amri-untuk Indonesia)