Saturday, 04 April 2026

Katedral Jakarta Ajak Pemuda Bangun Iman di Tengah Krisis Global pada Ibadah Jumat Agung

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Prosesi Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta pada 3 April 2026 menghadirkan pesan kuat tentang keteguhan iman bagi kaum muda di tengah tekanan krisis global. Imam Gereja Katedral Romo Yohanes Deodatus mengajak generasi muda membangun daya tahan rohani dan tidak kehilangan arah hidup di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian. (3/4/26)

Dalam ibadah yang dirangkaikan dengan pertunjukan “Jalan Salib Kreatif”, sosok Petrus diangkat sebagai figur utama. Ia digambarkan sebagai nelayan yang menghadapi kesulitan tetapi tetap percaya, serta bangkit dari kejatuhan menuju terang. Yohanes menegaskan bahwa kepercayaan kepada Tuhan memberi makna hidup dan menjauhkan kaum muda dari keputusasaan. Ia menambahkan, krisis yang melanda bangsa dan dunia menuntut generasi muda untuk kembali mendekatkan diri kepada Tuhan, menjaga kerendahan hati, dan menjauhi kesombongan.

Katedral juga menekankan makna pengorbanan sebagai inti cinta dalam perayaan Jumat Agung. Yohanes menyampaikan bahwa manusia kerap membicarakan cinta tanpa kesiapan untuk berkorban, padahal Yesus telah memberi teladan tentang cinta yang utuh melalui penderitaan-Nya.

Kepala Humas Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa tema “Lux in Nihilo” dalam “Jalan Salib Kreatif” mengajak umat melihat perjalanan iman sebagai proses keluar dari kehampaan menuju terang. Visualisasi yang ditampilkan menggambarkan Petrus jatuh, bangkit, dan kembali menemukan makna melalui Kristus.

Dalam rangkaian Tri Hari Suci Paskah 2026, Gereja Katedral menyediakan 5.000 kursi setiap hari. Ibadah Jumat Agung digelar tiga kali—pukul 12.00, 15.00, dan 18.00 WIB—secara hibrida untuk memfasilitasi lansia dan umat yang tidak dapat hadir langsung.

(Amry-untuk Indonesia)