lognews.co.id, Cikampek — Lonjakan arus mudik mulai terasa signifikan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama). Dalam satu hari, tercatat sebanyak 89.642 kendaraan melintas menuju arah timur Trans Jawa.
Data Jasa Marga menunjukkan volume kendaraan meningkat tajam hingga dua kali lipat dibandingkan malam sebelumnya, menandakan pergerakan pemudik mulai memasuki fase krusial.
Meski terjadi lonjakan, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar. Kepadatan sempat terjadi di KM 32, namun berhasil diurai melalui rekayasa contraflow dua lajur.
Sementara itu, arus kendaraan dari KM 70 ke arah timur relatif lebih lengang tanpa penumpukan signifikan. Antrean justru terlihat di sekitar gerbang tol akibat banyaknya pemudik yang berhenti untuk mengisi saldo uang elektronik.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus, pemerintah telah memberlakukan sistem one way nasional sejak pukul 13.00 WIB. Skema ini membentang dari KM 70 Cikatama hingga KM 414 Kalikangkung.
Penerapan one way tersebut merupakan perluasan dari rekayasa sebelumnya yang hanya berlaku parsial hingga KM 263. Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat distribusi kendaraan sekaligus menekan potensi kemacetan di jalur utama mudik.
Dengan tren peningkatan volume kendaraan yang terus terjadi, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.
(Amri-untuk Indonesia)



