lognews.co.id, Jakarta — Aktris sekaligus penyelam profesional Kirana Larasati mencatatkan prestasi baru dengan menyelam hingga kedalaman 127,8 meter di perairan Tulamben, Bali. Pencapaian tersebut membuatnya dinobatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai perempuan pertama di Indonesia yang berhasil melakukan penyelaman lebih dari 120 meter. (1/3/26)
Kirana mengaku sempat merasa gugup sebelum melakukan penyelaman ekstrem tersebut. Menurutnya, penyelaman dalam memiliki banyak variabel risiko sehingga membutuhkan persiapan fisik dan mental yang matang. Meski demikian, rasa lega langsung dirasakan setelah ia berhasil menyelesaikan penyelaman dengan selamat.
Awalnya Kirana menargetkan kedalaman sekitar 125 meter. Namun ketika berada di bawah laut, ia merasa masih mampu melanjutkan penyelaman lebih dalam hingga akhirnya mencapai kedalaman 127,8 meter dan memecahkan rekor baru.
Ketertarikan Kirana terhadap dunia selam bermula pada 2018 setelah mengikuti operasi penyelamatan 13 anak yang terjebak di sebuah gua di Thailand. Peristiwa tersebut menginspirasinya untuk mempelajari penyelaman gua dan langsung mengambil lisensi diving beberapa waktu setelah operasi penyelamatan itu berhasil.
Ia semakin serius mendalami dunia penyelaman pada masa pandemi 2020. Ketika mobilitas internasional terbatas, Kirana justru memanfaatkan waktu untuk menjelajahi berbagai lokasi selam di Indonesia hingga akhirnya menjadi instruktur dan kemudian berkembang menjadi technical diver.
Direktur MURI Yusuf Ngadri menjelaskan bahwa pencapaian Kirana merupakan rekor penyelaman perempuan pertama yang dicatatkan lembaganya. Sebelumnya Kirana juga telah mencatat penyelaman sedalam 122 meter di Sipadan, Malaysia pada Januari 2026 sebelum akhirnya memecahkan rekornya sendiri di Tulamben dengan durasi penyelaman sekitar 67 menit.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya perempuan, untuk berani berprestasi di bidang olahraga ekstrem seperti penyelaman yang membutuhkan disiplin, perencanaan, dan kemampuan teknis tinggi. (Amri-untuk Indonesia)



