lognews.co.id, New York – Pemerintah Indonesia memimpin langkah diplomatik global dengan menginisiasi kecaman internasional atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon. Hingga 9 April 2026 pukul 16.30 waktu New York, sebanyak 73 negara dan observer Perserikatan Bangsa-Bangsa telah bergabung dalam pernyataan bersama tersebut. (10/4/26)
Pernyataan bersama (Joint Statement on the Safety and Security of Peacekeepers) dibacakan oleh Wakil Tetap RI untuk PBB, Umar Hadi, dalam forum media stakeout di Markas Besar PBB, New York. Inisiatif ini digelar bersama Prancis dan dihadiri sejumlah negara besar seperti Inggris, Rusia, China, Pakistan, Bahrain, Spanyol, dan Malaysia.
Langkah ini merupakan respons langsung atas meningkatnya eskalasi keamanan di Lebanon sejak akhir Maret 2026. Serangkaian serangan dilaporkan telah menewaskan tiga personel peacekeeper asal Indonesia serta melukai sejumlah pasukan dari berbagai negara, termasuk Prancis, Ghana, Nepal, dan Polandia.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan komitmennya untuk mendorong akuntabilitas internasional. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah desakan kepada Dewan Keamanan PBB untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap seluruh insiden yang melibatkan pasukan penjaga perdamaian.
Serangan terhadap UNIFIL menjadi perhatian serius komunitas global karena mandat pasukan ini berada di bawah otoritas PBB untuk menjaga stabilitas kawasan. Situasi ini juga mempertegas meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Israel dan aktor-aktor di Lebanon.
Dengan dukungan puluhan negara, inisiatif Indonesia dinilai memperkuat posisi diplomasi multilateral dalam melindungi pasukan penjaga perdamaian serta menjaga kredibilitas misi PBB di kawasan konflik.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia sebagai salah satu kontributor utama pasukan perdamaian dunia, serta komitmennya dalam menjaga prinsip keamanan dan perlindungan bagi seluruh personel peacekeepers di bawah mandat internasional. (Amri-untuk Indonesia)



