lognews.co.id, Semarang — Dua siswa SMA asal Kota Semarang berhasil meneliti buah gayam sebagai kandidat obat herbal antidiabetes dan meraih medali emas dalam ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2026 setelah melalui proses riset dan uji laboratorium selama enam bulan. (20/4/26)
Penelitian tersebut dilakukan oleh Adfa Fauzana Maheswara dan Ruha Khayyana Syakira, siswa SMAN 1 Semarang, yang mengembangkan nano formulasi ekstrak biji gayam (Inocarpus fagiferus) untuk mitigasi hiperglikemia.
Hasil riset mereka menunjukkan kandungan senyawa bioaktif dalam biji gayam mampu menurunkan kadar gula darah secara signifikan, termasuk melalui uji coba pada hewan laboratorium yang dilakukan selama 14 hari berturut-turut.
Inovasi tersebut berhasil menyisihkan sekitar 40 finalis dari ribuan peserta dan dipatenkan di Kementerian Hukum Republik Indonesia pada 12 Januari 2026 sebagai bentuk perlindungan kekayaan intelektual.
Atas capaian itu, keduanya mendapatkan rekomendasi untuk mempresentasikan hasil penelitian di Rochester Institute of Technology, New York, Amerika Serikat pada Juni 2026, sekaligus membawa nama Indonesia di ajang ilmiah internasional.
Selain ISPO, kedua pelajar tersebut juga mencatat sejumlah prestasi lain di tingkat nasional dan internasional, termasuk juara pertama ICSIT tingkat ASEAN serta runner-up ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF).
Penelitian ini dinilai berpotensi menjadi solusi alternatif berbasis herbal untuk pengendalian diabetes di Indonesia yang jumlah penderitanya terus meningkat, sekaligus membuka peluang pengembangan riset lebih lanjut agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, berdasarkan kompilasi berbagai sumber. (Amri-untuk Indonesia)



