Thursday, 09 April 2026

Artemis II Pecahkan Rekor, Manusia Capai Jarak Terjauh dari Bumi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Washington — Misi berawak Artemis II milik NASA mencatat sejarah setelah kapsul Orion mencapai jarak sekitar 406.771 kilometer dari Bumi, melampaui rekor Apollo 13 pada 1970. Capaian ini menandai langkah krusial dalam agenda eksplorasi luar angkasa modern sekaligus memperkuat kesiapan manusia kembali ke Bulan. (7/4/26)

Empat astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen berhasil mengitari Bulan serta mengamati sisi jauh yang tidak terlihat dari Bumi. Orion juga mencatat pendekatan terdekat ke permukaan Bulan pada jarak 6.545 kilometer, memenuhi skenario navigasi yang dirancang untuk menguji stabilitas sistem jarak jauh.

Selama fase translunar, kru menyaksikan gerhana Matahari dari luar angkasa, sebuah fenomena yang tidak dapat diobservasi dari permukaan Bumi. Dokumentasi visual dan data radiasi yang direkam Orion akan menjadi acuan ilmiah baru bagi studi dinamika cahaya dan lingkungan ruang angkasa.

NASA menyatakan seluruh sistem kritis termasuk life-support, komunikasi deep space, perlindungan radiasi, dan kontrol penerbangan manual berfungsi sesuai ambang batas uji. Verifikasi ini memastikan Orion memenuhi standar keselamatan misi berawak jarak jauh dan menjadi fondasi teknis bagi tahap berikutnya.

Keberhasilan Artemis II menjadi indikator langsung kesiapan menuju Artemis III, misi pendaratan manusia di wilayah kutub selatan Bulan. Kolaborasi internasional antara NASA, ESA, CSA, dan JAXA kini memasuki fase penyempurnaan komponen habitat, navigasi, dan infrastruktur jangka panjang untuk eksplorasi permanen.

Program Artemis merupakan peta jalan dua dekade yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan dan mempersiapkan ekspedisi berawak ke Mars. Keberhasilan Orion menempuh jarak terjauh dalam sejarah manusia mengukuhkan bahwa era baru eksplorasi antariksa telah dimulai dengan jangkauan yang lebih ambisius dan berbasis kolaborasi global.

(Amri-untuk Indonesia)