الخميس، 07 أيار 2026

Pemerintah Siapkan Bali sebagai Pusat Keuangan Internasional

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Jakarta — Pemerintah tengah mempersiapkan Bali sebagai pusat keuangan internasional atau International Financial Center (IFC) melalui percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah tersebut. (05/05/26)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pengembangan KEK Kura Kura Bali menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung pembentukan pusat keuangan internasional. Kawasan ini dinilai memiliki potensi untuk mengakomodasi kebutuhan sektor keuangan global.

Pemerintah saat ini tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pengembangan KEK sektor keuangan di Bali. Skema tersebut mencakup pengelolaan kawasan hingga penyediaan fasilitas yang dapat menarik investasi internasional.

Pengelola kawasan, PT Bali Turtle Island Development, menyampaikan bahwa kawasan Knowledge District dirancang sebagai pusat inovasi yang mengintegrasikan pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia. Model ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi Business Hub yang dirancang untuk mendukung kegiatan investasi, termasuk kolaborasi dengan program global seperti Global Blended Finance Alliance. Fasilitas ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem keuangan dan investasi di kawasan tersebut.

Pengembangan juga mencakup pembangunan pusat kewirausahaan dan inovasi, serta dukungan fasilitas pendidikan seperti ACS Bali dan riset lingkungan melalui International Mangrove Research Center.

Hingga triwulan I 2026, realisasi investasi di KEK Kura Kura Bali tercatat sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.146 orang. Pemerintah menargetkan penyelesaian sejumlah proyek strategis di kawasan ini dalam tahun 2026.

Di sisi lain, pengembangan KEK Sanur difokuskan pada sektor pariwisata kesehatan. Salah satu fasilitas utama, Bali International Hospital, telah beroperasi sejak April 2025 dan menyediakan layanan medis spesialis. Hingga triwulan I 2026, jumlah kunjungan pasien mencapai 14.950 orang, dengan komposisi 60 persen wisatawan asing dan 40 persen domestik.

Selain itu, fasilitas kesehatan lain seperti The Solitaire Clinic dijadwalkan mulai beroperasi pada 2026 dengan layanan medis estetika dan terapi lanjutan.

Secara kumulatif, KEK Sanur mencatat realisasi investasi sebesar Rp5,37 triliun hingga triwulan I 2026, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.444 orang serta jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 279.804 orang.

Pemerintah menilai pengembangan KEK di Bali memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat transformasi ekonomi nasional melalui sektor bernilai tambah tinggi.

Kata Kunci: Bali IFC, KEK Kura Kura Bali, KEK Sanur, investasi Bali, pusat keuangan internasional
Meta Deskripsi: Pemerintah siapkan Bali sebagai pusat keuangan internasional melalui pengembangan KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur untuk menarik investasi global.
Slug URL: bali-pusat-keuangan-internasional-ifc-kek-2026

(Amri-untuk Indonesia)