lognews.co.id, Indramayu – Museum Bandar Cimanuk yang berlokasi di kawasan Jalan Veteran, Indramayu Kota, dikenal sebagai ruang edukasi sejarah lokal yang dikelola secara mandiri dan terbuka untuk masyarakat umum. (21/4/26)
Di dalam museum, berbagai koleksi benda kuno tertata rapi dan menjadi media pembelajaran sejarah bagi pengunjung. Suasana ruang pamer menghadirkan gambaran perjalanan masa lalu Indramayu yang dapat diakses oleh pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat dari berbagai daerah.
Pengelola museum, Budiyati Nurahayu, menjelaskan bahwa museum tersebut dirintis sejak 2005 melalui inisiatif berbasis komunitas yang berangkat dari Yayasan Indramayu Historia Indonesia. Ia menyebut proses pendirian dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan kemandirian dalam pengelolaan.
Budiyati, yang merupakan lulusan Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, menyampaikan bahwa perjalanan membangun museum menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya dan proses koordinasi dengan pemerintah daerah. Namun, upaya tersebut tetap berlanjut hingga museum dapat beroperasi dan dimanfaatkan publik.
Keberadaan Museum Bandar Cimanuk dinilai memberikan kontribusi dalam pelestarian sejarah lokal serta meningkatkan akses literasi sejarah di daerah. Pemerintah daerah disebut memberikan respons positif terhadap keberadaan museum yang kini menjadi salah satu alternatif ruang belajar masyarakat. (Amri-untuk Indonesia)



