Lognews201.com, Bengkulu - Gempa tektonik terjadi dengan kekuatan magnitudo M5,4. yang tergolong jenis gempabumi menengah di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Bengkulu Selatan. dengan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.05° LS ; 102,78° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 65 Km arah Timur Laut Enggano, Bengkulu pada kedalaman 73 km, sabtu 18 Juni 2022 pukul 18.22.19 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ), akibat adanya aktivitas subduksi lempeng, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kepahiang dengan skala intensitas IV-V MMI. Dan daerah Kota Bengkulu, Seluma, Rejang Lebong dengan skala intensitas IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Kaur dengan skala intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Liwa dan Muko-Muko dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), daerah Sekincau dan Pesisir Barat dengan skala intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Hingga pukul 18.45 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan, BMKG menghimbau agar warga terdampak tidak panik dan memeriksa bangunan tempat tinggal agar memastikan tidak ada kerusakan akibat getaran gempa. (Amr)



