lognews.co.id, Jakarta - Air putih dikenal penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, konsumsi berlebihan juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan atau overhidrasi, yakni kondisi ketika tubuh menerima cairan melebihi kebutuhan normal. (29/4/26).
Kelebihan cairan dapat menurunkan kadar natrium dalam darah sehingga memicu pembengkakan sel, termasuk pada organ vital seperti otak. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala yang sering tidak disadari.
Berikut tujuh tanda tubuh kebanyakan minum air putih:
1. Sering Sakit Kepala
Kadar garam darah yang menurun akibat terlalu banyak minum dapat menyebabkan sel-sel tubuh membengkak. Jika terjadi pada otak, tekanan dalam tengkorak meningkat dan memicu sakit kepala.
2. Urine Terlalu Bening
Urine yang benar-benar bening tidak selalu menandakan tubuh sehat. Kondisi ini justru bisa menjadi tanda tubuh menerima cairan berlebihan. Warna urine normal umumnya kuning pucat hingga kuning transparan.
3. Terlalu Sering Minum Meski Tidak Haus
Kebiasaan terus minum tanpa rasa haus dapat mengganggu mekanisme alami tubuh dalam mengatur kebutuhan cairan.
4. Tangan, Bibir, atau Kaki Membengkak
Overhidrasi dapat memicu hiponatremia, yaitu kadar natrium rendah dalam darah. Salah satu gejalanya berupa pembengkakan pada tangan, bibir, atau kaki.
5. Berat Badan Naik Mendadak
Penumpukan cairan berlebih di dalam tubuh dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara tiba-tiba dalam waktu singkat.
6. Terlalu Sering Buang Air Kecil
Konsumsi air berlebihan membuat frekuensi buang air kecil meningkat dan dapat mengganggu pola normal kandung kemih.
7. Tetap Minum Walau Tubuh Tidak Membutuhkan
Banyak orang minum air karena kebiasaan, bukan kebutuhan. Padahal rasa haus merupakan sinyal alami tubuh untuk meminta cairan.
Jaga Asupan Tetap Seimbang
Ahli kesehatan menyarankan konsumsi air putih disesuaikan dengan aktivitas, kondisi cuaca, usia, dan kebutuhan tubuh masing-masing. Jika muncul gejala berat seperti mual, kebingungan, atau pembengkakan parah, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
(Amri-untuk Indonesia)



