lognews.co.id – Pisang dikenal sebagai sumber energi yang praktis dan kaya nutrisi. Namun, ahli gizi mengingatkan konsumsi buah ini tetap perlu dibatasi agar tidak menimbulkan dampak kesehatan tertentu. (22/4/26)
Ahli nutrisi Alexandra Rosenstock menyebut satu buah pisang mengandung sekitar 400 mg kalium. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama pada individu dengan gangguan ginjal, dapat memicu Hiperkalemia yang berisiko menyebabkan gangguan irama jantung, kelemahan otot, hingga kondisi serius lainnya.
Selain itu, kandungan karbohidrat dan gula alami dalam pisang dapat memicu lonjakan gula darah, terutama bagi penderita Diabetes jika dikonsumsi tanpa pendamping protein atau lemak. Dari sisi pencernaan, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan kembung, gas, dan diare akibat kandungan serat serta senyawa fermentabel seperti FODMAP.
Meski demikian, pisang tetap dinilai sebagai camilan sehat karena mengandung kalium, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tekanan darah dan kesehatan usus. Pisang yang belum terlalu matang juga mengandung pati resisten yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna.
Para ahli menyarankan individu sehat dapat mengonsumsi sekitar 2–3 buah pisang per hari dalam porsi wajar. Sementara itu, penderita gangguan ginjal dan diabetes disarankan membatasi konsumsi serta menyesuaikan pola makan untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan mencegah risiko kesehatan. (Amri-untuk Indonesia)



