Monday, 20 April 2026

Kedekatan Sosial Ubah Bakteri Usus, Studi Ungkap Dampak Pada Kesehatan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id — Kedekatan sosial dalam kehidupan sehari-hari terbukti memengaruhi komposisi bakteri usus, sebagaimana diungkap studi terbaru dari Universitas East Anglia di Inggris yang menemukan interaksi intens dapat menyamakan mikrobioma antar individu. (13/4/26)

Penelitian yang dilakukan pada koloni burung di Pulau Cousin, Seychelles, menunjukkan bahwa individu yang sering berinteraksi memiliki bakteri usus yang lebih mirip dibandingkan yang jarang berinteraksi, bahkan dalam lingkungan alami tanpa kontrol laboratorium.

Tim peneliti yang dipimpin Dr. Chuen Zhang Lee mengumpulkan sampel feses burung selama beberapa tahun dan mengelompokkan berdasarkan pola interaksi sosial seperti pasangan berkembang biak, pembantu, serta individu dalam kelompok berbeda untuk membandingkan mikrobioma mereka.

Hasilnya menunjukkan bahwa semakin sering individu berbagi ruang dan berinteraksi dekat, semakin besar kemungkinan terjadinya pertukaran bakteri usus, terutama mikroba anaerobik yang hanya dapat berpindah melalui kontak langsung.

Fenomena ini dinilai relevan pada manusia, di mana interaksi harian seperti tinggal bersama, berbagi ruang, hingga kontak fisik dapat membentuk ekosistem mikrobioma yang serupa antar anggota rumah tangga.

Peneliti menilai pertukaran bakteri ini berpotensi memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan sistem imun dan pencernaan, sekaligus menegaskan bahwa lingkungan sosial memiliki peran penting dalam membentuk kesehatan biologis manusia. (Amri-untuk Indonesia)