Wednesday, 04 February 2026

DKI Jakarta Masuk Tiga Besar Kontributor Investasi Dan Ekspor Ekonomi Kreatif Nasional

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, JakartaProvinsi DKI Jakarta menjadi salah satu dari tiga daerah dengan kontribusi terbesar terhadap investasi dan ekspor sektor ekonomi kreatif nasional berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Oktober 2025. Data tersebut mencatat realisasi investasi sektor ekonomi kreatif telah mencapai 97 persen dari target nasional sebesar Rp136 triliun. (14/1/26)

Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan capaian tersebut saat meresmikan Tahilalats Station di kawasan Dukuh Atas, Jakarta. Ia menyatakan bahwa kontribusi DKI Jakarta berperan signifikan dalam pencapaian investasi dan ekspor ekonomi kreatif nasional.

Pemerintah mencatat realisasi ekspor ekonomi kreatif nasional telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dari target sebesar USD26,4 miliar, realisasi ekspor ekonomi kreatif per Oktober 2025 telah mencapai 101 persen, dengan DKI Jakarta sebagai salah satu kontributor utama.

Selain investasi dan ekspor, sektor ekonomi kreatif juga menunjukkan kinerja positif dalam penyerapan tenaga kerja. Pemerintah mencatat jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif telah mencapai 27,4 juta orang, melampaui target 2025 sebesar 25,5 juta orang.

“Capaian ini menunjukkan bahwa ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Teuku Riefky.

Menteri Ekonomi Kreatif mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai kolaborasi kebijakan dan kegiatan, mulai dari literasi, fesyen, hingga penguatan kekayaan intelektual lokal agar mampu bersaing di pasar global.

Pemerintah juga menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah World Conference on Creative Economy pada Oktober 2026. Konferensi ekonomi kreatif terbesar di dunia tersebut direncanakan dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 50 negara.

Penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi kreatif dunia.

Pemerintah berharap penyelenggaraan konferensi tersebut dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri kreatif nasional, sebagaimana pengalaman Indonesia saat menjadi tuan rumah konferensi serupa di Bali.

“Kami ingin melahirkan local heroes dari 17 subsektor ekonomi kreatif, kemudian mendorongnya menjadi national champion dan mampu bersaing di tingkat global,” kata Teuku Riefky.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif terhadap pengembangan ruang interaksi kreatif, salah satunya melalui kolaborasi MRT Jakarta dengan industri kreatif Tahilalats dalam pembukaan Tahilalats Station di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui pelaksanaan berbagai program prioritas sepanjang 2025. Kolaborasi lintas sektor tersebut membuka peluang promosi global dan memperluas jejaring kerja sama internasional.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Friends of Creative Economy (FCE) Meeting 2025 yang diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai negara, dengan 300 peserta hadir secara langsung. Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Sinergi pusat dan daerah juga diwujudkan melalui fasilitasi promosi produk komik kreator Indonesia di ajang Singapore Comic Con serta kolaborasi dalam peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional melalui kampanye Oktoberkreasi. (Amri-untuk Indonesia)