Wednesday, 29 April 2026

Rocky Gerung Hadiri Pelantikan Jumhur Hidayat, Sebut Sosok Intelektual dan Paham Isu Lingkungan

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Negara, Senin (27/4/26). Prosesi pelantikan turut dihadiri sejumlah tamu undangan, termasuk Rocky Gerung yang menarik perhatian publik.

Rocky mengatakan kehadirannya untuk memenuhi undangan sekaligus mendampingi Jumhur Hidayat. Ia menyebut dirinya hadir sebagai representasi masyarakat sipil yang ingin menyaksikan langsung pelantikan pejabat negara.

Menurut Rocky, masuknya Jumhur ke dalam Kabinet Merah Putih diyakini dapat memperkuat efektivitas pemerintahan, terutama dalam menangani isu lingkungan dan persoalan sosial.

“Jumhur Hidayat itu mantan narapidana, tapi dia seorang intelektual. Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Karena saya kenal, maka saya dampingi,” ujar Rocky usai pelantikan.

Ia menilai Kementerian Lingkungan Hidup memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan isu global dan masa depan generasi muda. Rocky menyebut perhatian publik, khususnya generasi Z, terhadap persoalan lingkungan terus meningkat dan akan menjadi isu penting menuju kontestasi politik 2029.

Menurutnya, Jumhur dianggap memahami persoalan ekonomi rakyat karena latar belakangnya sebagai aktivis buruh dan pimpinan serikat pekerja.

“Pak Jumhur itu mengerti politik, mengerti kesulitan ekonomi, dan paham isu lingkungan,” katanya.

Rocky juga menegaskan kelompok masyarakat sipil akan tetap mengawal kinerja Jumhur meski tidak berada dalam lingkaran pemerintahan. Ia mendorong publik aktif memberi kritik dan masukan terhadap kebijakan lingkungan ke depan.

Sementara itu, Jumhur Hidayat sebelumnya dikenal luas sebagai tokoh buruh nasional. Ia pernah tersandung perkara hukum terkait kritik terhadap Undang-Undang Cipta Kerja pada 2021, namun kini dipercaya memimpin kementerian strategis di kabinet pemerintahan Prabowo.

Pelantikan Jumhur menandai perubahan komposisi kabinet setelah ia menggantikan pejabat sebelumnya di sektor lingkungan hidup. Pemerintah diharapkan mampu mempercepat penanganan sampah, pencemaran, dan agenda transisi hijau nasional. (Amri-untuk Indonesia)