lognews.co.id, Jakarta — Prabowo Subianto masih memimpin elektabilitas calon presiden berdasarkan survei terbaru Poltracking Indonesia, dengan raihan 32,9 persen dalam simulasi jika sedang dalam situasi pemilu. (14/4/26)
Di bawahnya, Dedi Mulyadi menempati posisi kedua dengan 13,5 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 9,2 persen. Sejumlah nama lain masih berada di bawah dua digit, seperti Gibran Rakabuming Raka 4,2 persen, Ganjar Pranowo 2,6 persen, serta Agus Harimurti Yudhoyono 1,9 persen.
Pada simulasi calon wakil presiden, Gibran berada di posisi teratas dengan 26,8 persen, diikuti Dedi Mulyadi 8,9 persen, Mahfud MD 4,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,8 persen, dan Anies Baswedan 3,1 persen.
Sementara itu, elektabilitas partai politik menempatkan Partai Gerindra di posisi puncak dengan 26,1 persen, unggul dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang memperoleh 15,4 persen. Partai lain berada di bawahnya seperti Golkar 9 persen, PKB 8,1 persen, PKS 5,9 persen, Demokrat 5,6 persen, NasDem 5,5 persen, dan PAN 2 persen.
Survei ini dilakukan pada 2–8 Maret 2025 terhadap 1.220 responden di seluruh provinsi menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil ini mencerminkan peta awal menuju Pilpres 2029, dengan dominasi Prabowo sebagai petahana masih kuat, sementara kemunculan Dedi Mulyadi di posisi kedua menunjukkan dinamika baru preferensi pemilih nasional, di tengah konsistensi dukungan terhadap Anies Baswedan. (Amri-untuk Indonesia)



