Sunday, 22 February 2026

Wamen PU Tinjau Proyek Inpres Jalan Lohbener Jatibarang

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah pada ruas Lohbener–Jatibarang sepanjang 8 kilometer di Kabupaten Indramayu. Proyek senilai Rp29,05 miliar ini dibiayai APBN Tahun Anggaran 2025 dengan durasi pekerjaan 83 hari kalender di bawah PPK 1.2 Jawa Barat dan BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat. (17/2/26)

Berdasarkan kompilasi rilis Kementerian PU dan laporan media nasional, nilai anggaran, panjang penanganan, serta durasi pekerjaan konsisten dengan dokumen program Inpres Jalan Daerah 2025. Ruas ini termasuk dalam paket percepatan penanganan jalan rusak di Jawa Barat yang mendukung konektivitas kawasan Pantura.

Peninjauan juga mencakup jembatan di wilayah Lohbener untuk mengevaluasi kapasitas aliran sungai dan sistem drainase. Evaluasi dilakukan guna memastikan ketahanan konstruksi terhadap genangan dan banjir yang kerap memengaruhi jalur distribusi hasil pertanian dan perikanan setempat.

Ruas Lohbener–Jatibarang berfungsi sebagai penghubung permukiman, sentra ekonomi, serta akses menuju Jalur Pantura. Perbaikan ditargetkan menekan waktu tempuh distribusi dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan serta pendidikan. Data BPS menunjukkan sektor pertanian dan perikanan menjadi penopang utama ekonomi Indramayu, sehingga kualitas infrastruktur jalan dinilai berdampak langsung pada efisiensi logistik lokal.

Usai peninjauan jalan, rombongan bersama Bupati Lucky Hakim mengunjungi MTsN 8 Indramayu di Kecamatan Widasari. Rehabilitasi madrasah ini dilaksanakan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui program Presidential Humanitarian and Technical Cooperation Jawa Barat dengan masa pekerjaan 201 hari sejak 20 November 2025 hingga 17 Juni 2026 serta masa pemeliharaan 180 hari.

MTsN 8 berdiri di atas lahan 7.060 meter persegi dengan luas bangunan 1.959 meter persegi. Pemerintah daerah menilai peningkatan jalan dan rehabilitasi sekolah menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik. Wamen PU juga mengimbau masyarakat menjaga kondisi jalan serta menertibkan parkir kendaraan berat untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur. (Amri-untuk Indonesia)