SURABAYA, lognews.co.id – Tiga tim perwakilan Madrasah Aliyah (MA) Al-Zaytun ekstrakurikuler perkapalan mengikuti ajang Boat Race Competition (BRC), salah satu rangkaian National Ship Design and Race Competition (NASDARC) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (HIMATEKPAL FTK ITS), Surabaya.
Kompetisi yang mengusung tema “Advancement of Safe and Efficient Electric Ship Design for Emergency Towing Operation” tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 7-8 November 2026.
Pada Sabtu (7/11/2026), rangkaian kegiatan diisi dengan inspeksi prototipe kapal dan presentasi desain dari masing-masing peserta. Kompetisi ini diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai perguruan tinggi serta peserta kategori pelajar SMA sederajat, termasuk MA dan SMK.
Dalam ajang tersebut, MA Al-Zaytun ekstrakurikuler perkapalan mengirimkan tiga tim, yakni Noorvoyagers 02, Kasih Ibu, dan Restu. Salah satu tim yang telah menyelesaikan sesi presentasi pada Sabtu siang adalah Noorvoyagers 02 yang diketuai oleh Aziz Ali Hasan, pelajar kelas XI MA Al-Zaytun.
Usai mempresentasikan desain dan inovasi kapal yang dikembangkan timnya, Aziz mengungkapkan rasa bangga karena mendapatkan kesempatan untuk mewakili MA Al-Zaytun dalam kompetisi bidang teknologi perkapalan tersebut.
"Ini menjadi salah satu momen terbaik saya selama hidup. Karena ini menjadi momen pertama saya mewakili tim perkapalan MA Al-Zaytun," ungkap Aziz.
Ia juga menyampaikan bahwa respons dewan juri terhadap inovasi kapal yang dipresentasikannya cukup positif. Meski demikian, terdapat sejumlah masukan yang perlu menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan desain dan inovasi yang dikembangkan.
"Tanggapan juri alhamdulillah responsnya baik tentang inovasi kapal saya, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi," jelasnya.
Sementara itu, dua tim perwakilan MA Al-Zaytun lainnya, yakni Kasih Ibu dan Restu, dijadwalkan mengikuti sesi presentasi berikutnya.
Setelah rangkaian inspeksi prototipe dan presentasi desain, kegiatan dilanjutkan dengan sesi uji coba kapal di kolam kompetisi sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi setiap tim untuk mengenali dan menghafalkan lintasan yang akan digunakan dalam perlombaan.
Uji coba ini menjadi bagian penting dari persiapan peserta sebelum memasuki perlombaan utama pada Minggu (8/11/2026).
Keikutsertaan tiga tim MA Al-Zaytun dalam BRC NASDARC 2026 menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan rekayasa teknologi, serta pengalaman berkompetisi di bidang desain dan teknologi perkapalan.
Melalui ajang ini, para pelajar tidak hanya ditantang menghasilkan rancangan kapal yang inovatif, tetapi juga menguji kemampuan mereka dalam mempresentasikan gagasan dan merealisasikan desain menjadi prototipe yang siap berlomba. (Saheel untuk Indonesia)

