Saturday, 07 March 2026

Tradisi Tak Terputus: Konsistensi Syaykh Al-Zaytun Berbagi Paket Ramadan ke Wartawan Nasrani

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jakarta - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan rombongan perwakilan Ma’had Al-Zaytun dengan pengurus Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) saat pendistribusian paket bakti ramadhan 100 paket beras dan gula  sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi dari Syaykh Al-Zaytun, Syaykh Panji Gumilang dihari menjelang berakhirnya bulan Ramadan 1447 H.

Kehadiran rombongan pun disambut santun selayaknya saudara, yang mempertegas filosofi PEWARNA dalam menjunjung tinggi perbedaan di dalam bingkai kebenaran dan persatuan Indonesia. (5/3/26)

Mewakili Ketua Umum Yusuf Mujiono, Johan Sopaheluwakan S.Pd., C.EJ., C.BJ., CLA, selaku Ketua Pewarna DKI Jakarta menyampaikan rasa terima kasih mendalam serta apresiasi atas kepedulian Syaykh Panji Gumilang yang melampaui sekat perbedaan agama.

lognews.co.id foto 25 pewarna in

Dalam kesempatan itu, Johan juga memohon maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum karena adanya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Ia 

Sebagai informasi, PEWARNA Indonesia adalah organisasi profesi wartawan yang beranggotakan jurnalis Nasrani (Kristen dan Katolik) dan resmi berdiri sejak 28 Juni 2019 ini memiliki integritas, profesional, bersifat independen, serta mengakui dan menghormati pluralitas.

Johan Sopaheluwakan, menuturkan kekagumannya kepada Syaykh Al-Zaytun, Syaykh Panji Gumilang atas semangatnya yang terus mendukung keberagaman. Hal ini selaras dengan nilai perjuangan PEWARNA sebagai organisasi nasional yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945. Oleh karena itu, Johan senantiasa memandang bahwa Indonesia tidak akan indah jika hanya "sewarna".

"Justru dari keberagaman itulah kita bisa melihat keindahan. Hal ini bukan sekadar wacana, melainkan wujud nyata seperti yang dilakukan Syaykh Al-Zaytun melalui bakti Ramadan hari ini," ujar Johan.

 Ia juga menambahkan bahwa dalam setahun mendapatkan beras dan gula dari Syaykh Panji Gumilang hingga dua kali, baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha. Johan menegaskan bahwa pihaknya tidak melihat nilai kebendaannya, melainkan melihat wujud nyata semangat dalam mendukung keragaman tersebut.

Dalam kesempatan itu, Johan juga memohon maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum karena adanya kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Ia menjelaskan bahwa Ketua Umum selalu mengajarkan untuk berbuat apa yang bisa dilakukan, sekecil apa pun itu.

"Jangan berpikir harus ada uang dulu, tapi berpikirlah dan yakinlah bahwa orang-orang dengan visi yang senafas pasti akan turut mendukung," tambahnya.

Menanggapi gempuran berita miring yang sempat menerpa Ma’had Al-Zaytun beberapa waktu lalu, Johan menyatakan bahwa sebagai wartawan, mereka tidak bisa langsung percaya begitu saja. PEWARNA hadir untuk melihat fakta di lapangan, dan mereka bersyukur bahwa pada akhirnya semua permasalahan tersebut telah terselesaikan.

Senada dengan hal itu, Suwidodo selaku Sekretaris Daerah DKI Jakarta mengatakan bahwa kebaikan Syaykh Al-Zaytun bukanlah hal yang biasa biasa saja. Hal tersebut mencerminkan nilai kebenaran yang ditampilkan, yang mana selaras dengan apa yang diperjuangkan oleh PEWARNA dan Ma’had Al-Zaytun.

Christianty, selaku Bendahara Pewarna merasakan bahwa Syaykh Panji Gumilang menunjukkan rasa kasih melalui bakti sosial ini.

 "Ini menjadi sebuah apresiasi bagi kami, maka saya ucapkan terima kasih karena selalu memperhatikan PEWARNA Indonesia. Kami pun akan tetap memberitakan dan mempublikasikan kebenaran yang ada," ungkapnya.

Terakhir, Gunawan selaku Ketua Divisi Informasi Pewarna, mengucapkan terima kasih kepada Syaykh Panji Gumilang, keluarga besar Ma’had Al-Zaytun, serta para santri. Ia mengaku bersyukur karena sosok Syaykh Panji Gumilang dan Ma’had Al-Zaytun telah menjadi teladan. Hal ini menginspirasi kami terus berbuat lebih banyak lagi di masa yang akan datang.

Momentum ini menjadi simbol keberkahan Ramadan sekaligus perjuangan bersama dalam membela kebenaran dan memperkuat toleransi dalam kebinekaan. Melalui kolaborasi menuju masyarakat yang sehat, cerdas, dan manusiawi ini, PEWARNA sebagai organisasi wartawan berkomitmen untuk terus menjalin ikatan persaudaraan demi mewujudkan peradaban Indonesia yang rukun dan damai. (Amri-untuk Indonesia)

Mendidik dan membangun semata mata hanya untuk beribadah kepada Allah