Thursday, 09 April 2026

Mendikbudristek dan Badan Bahasa gelar “Malam Sastra di Badan Bahasa” tahun 2022

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Lognews201.com,  Jakarta -   Pada peringatan Hari Sastra Indonesia ke-9, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menyelenggarakan “Malam Sastra di Badan Bahasa” tahun 2022 secara hibrida di Kantor Badan Bahasa, Rawamangun, Jakarta, pada Sabtu (2/7).

Kegiatan Malam Sastra di Badan Bahasa dihadiri oleh para sastrawan, penggerak literasi, dan pelaku budaya yang mempersembahkan penampilan sastra, seperti pembacaan cerpen/monolog oleh Putu Wijaya yang berjudul “Merdeka”; Pidato Kebudayaan oleh Salim Said; pembacaan puisi oleh Niniek L. Karim dan Imam Soleh; penampilan Band Kosakata; musikalisasi puisi dari SMA Labschool Kebayoran; musikalisasi puisi oleh Rizki Anugrah Putra; dan penampilan menarik lainnya. Menambah suasana keakraban, kudapan malam ini juga terasa begitu ‘merakyat’ karena pengunjung dapat menyaksikan berbagai penampilan yang menarik sambil menikmati jajanan pasar dari pedagang kaki lima yang biasa ‘mangkal’ di sekitar Kantor Badan Bahasa.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, E. Aminudin Aziz mengungkapkan dengan kehadiran Panggung Terbuka di Kantor Badan Bahasa  agar karya pegiat bahasa dan sastra bisa digelar dan jadi milik kita bersama.

 “Kami menyediakan panggung ini untuk digunakan sebagai tempat bagi pegiat bahasa dan sastra yang ingin menggelarkan karya-karya kreatifnya dan berbagi dengan masyarakat. Panggung Terbuka ini adalah milik kita bersama, milik para pegiat bahasa dan sastra, siapapun dan di manapun berada,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah dari para pengunjung yang hadir. 

 

WhatsApp Image 2022 07 04 at 09.07.36

 

Melalui daring Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim berharap perayaan malam sastra ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para sastrawan.

“Hari Sastra Nasional tahun ini adalah momentum yang tepat bagi kita semua untuk mengenang kembali jasa para sastrawan besar yang pernah kita miliki. Sebab, pada tahun ini, peringatan Hari Sastra Nasional bertepatan dengan 100 tahun penyair besar kita Chairil Anwar, 100 tahun sastrawan dan wartawan Mochtar Lubis, dan 105 tahun kritikus Sastra Indonesia, H.B. Jassin. Selain itu, acara ini juga berbarengan dengan perayaan 56 tahun majalah sastra Horison,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kemendikbudristek berkomitmen untuk turut andil dalam pengembangan Sastra Indonesia ke depannya. Melalui Badan Bahasa, Kemendikbudristek akan terus melanjutkan program-program unggulan di bidang bahasa dan sastra seperti residensi penulis serta berbagai kegiatan sayembara dan penghargaan. Tidak hanya Sastra Indonesia, Kemendikbudristek juga akan terus berupaya menumbuhkan rasa cinta dan rasa bangga generasi muda terhadap sastra daerah melalui program prioritas Revitalisasi Bahasa Daerah yang telah diluncurkan dalam program Merdeka Belajar episode ke-17.

(Amr)