Sunday, 12 April 2026

Muatan Lokal Sekolah Ambon Fokus Kepada Musik

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

Lognews201.com, Ambon  -  Dalam penerapan kurikulum muatan lokal wajib pendidikan musik di kota Ambon.

 

 

Beberapa strategi yang dimungkinkan untuk memberikan pengajaran yang berfokus kepada murid dengan tak lagi menjadikan guru sebagai sumber referensi namun memberi ruang untuk bebas bagi murid untuk berkarya dan berinovasi dengan kemampuan musik yang berkembang.

 

Pamela Mercy Papilaya, Tim Kurikulum Konten Regional Pendidikan Musik Kota Ambon mengatakan, “Ini merupakan terobosan untuk menjaga ekosistem musik di kota musik dunia, dengan total 10 sekolah yang berada di 10 destinasi musik di Kota Ambon.”

Ia mengatakan, “Kurikulum musik yang disiapkan selama ini telah dirancang sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan Kota Ambon, kota kreatif berbasis musik.”

Ia menjelaskan, saat kurikulum musik mulok yang diorganisir tim memasuki tahun kedua pelaksanaannya, perlu penguatan pelatihan guru.

 

Ia menambahkan, “Kami juga melakukan pendalaman materi dan pembelajaran inovatif agar siswa kreatif dan pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru, tetapi berpusat pada siswa.”

 

Dalam hal ini Pemkot Ambon juga akan melakukan pengadaan alat musik sesuai konsentrasi musik masing-masing daerah.

“Masing-masing sekolah punya ikonnya masing-masing, jadi kita bagi-bagi sesuai konsentrasi musiknya seperti ukulele, rebana, dan suling bambu, tapi semua alat musik tradisional akan kita ajarkan di kurikulum musik,” ujarnya.

 

Sebanyak 10 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Ambon menjadi fokus penerapan kurikulum wajib pendidikan musik.

 

Alat musik tradisional yang diajarkan seperti tifa, suling bambu, rebana, dan ukulele sudah diatur dalam kurikulum sekolah dasar setempat, Untuk sekolah menengah adalah Tifa, Seruling Bambu, Rebana, Ukulele, Totobuang, dan Hawaii.

Para guru akan dilatih untuk memiliki keterampilan professional, keterampilan mengajar yang berkualitas, melalui perangkat persiapan belajar, pengeditan buku teks, pengeditan lembar siswa, dan penilaian pembelajaran. Sumber ; Antara.

 

(Amri)