INDRAMAYU, lognews.co.id – Tim gabungan Samsat Haurgeulis melakukan operasi khusus pembayaran pajak kendaraan bermotor di lingkungan Ma’had Al Zaytun, Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya jemput bola terhadap perusahaan maupun yayasan yang memiliki kendaraan operasional (25/05/2026).
Dalam kegiatan itu, petugas mendatangi langsung Kantor SAIK Kendaraan Ma’had Al Zaytun untuk melakukan pengecekan data kendaraan sekaligus sosialisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Perwakilan UPTD P3DW Kabupaten Indramayu II Haurgeulis, Setiawan Bahtiar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi khusus yang dilakukan Samsat Haurgeulis bersama unsur kepolisian dan Jasa Raharja.
“Kami ke sini dalam rangka operasi khusus pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dari data kami ada kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak. Alhamdulillah setelah kami datang dan menginformasikan, pihak Al Zaytun langsung melakukan pembayaran di lokasi,” ujar Setiawan.
Ia menjelaskan, operasi khusus tersebut menyasar perusahaan maupun yayasan yang memiliki kendaraan operasional dalam jumlah tertentu. Tim yang diterjunkan merupakan gabungan dari Bapenda Jawa Barat melalui UPTD P3DW Kabupaten Indramayu II Haurgeulis, Polres Indramayu, serta PT Jasa Raharja.

Menurutnya, pihak Ma’had Al Zaytun dinilai sangat kooperatif dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.
“Alhamdulillah yayasan ini sangat kooperatif. Bahkan yang belum kami datangi pun langsung dibayarkan. Tadi tersisa satu unit dan langsung dilunasi,” katanya.
Setiawan juga mengajak masyarakat Indramayu wilayah barat untuk taat membayar pajak kendaraan bermotor karena hasil pajak tersebut digunakan untuk pembangunan daerah.
“Pajak kendaraan bermotor digunakan untuk pembangunan Jawa Barat, seperti pembangunan jalan, penerangan jalan umum, hingga pembangunan sekolah. Harapannya tentu demi terwujudnya Jawa Barat Istimewa,” ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa masyarakat kini semakin dimudahkan dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pembayaran dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi Sapawarga yang terhubung dengan layanan Sambara.
“Sekarang bayar pajak sangat mudah. Bisa melalui HP menggunakan aplikasi Sapawarga dan Sambara. Pembayaran juga bisa non tunai. Kalau tidak punya rekening bank tertentu, masyarakat juga bisa bayar lewat Alfamart menggunakan kode bayar,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang belum memiliki akses perangkat digital memadai, Samsat Haurgeulis juga menyediakan layanan jemput bola seperti Samsat Keliling, Samades, dan berbagai layanan luar kantor lainnya.
“Kami juga punya layanan Samsat Keliling dan Samades. Jadwalnya bisa dilihat melalui media sosial resmi Samsat Haurgeulis,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Samsat Haurgeulis berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan semakin meningkat demi mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Saheel Untuk Indonesia)



