Saturday, 25 April 2026

Underpass Jatibarang Segera Dibangun Mei 2026, Solusi Macet dan Dongkrak Ekonomi Warga

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan proyek pembangunan underpass di perlintasan kereta api Jatibarang akan segera dimulai pada pertengahan Mei 2026, apabila seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan lancar. Proyek ini menjadi solusi strategis untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan tersebut sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat. (23/4/26)

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menjelaskan bahwa saat ini proyek telah memasuki tahap pengadministrasian dokumen. Pemerintah daerah juga telah menyatakan kesiapan dalam hal pembebasan lahan serta rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Menurutnya, proyek ini akan diperkuat melalui kerja sama lintas instansi, termasuk penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Indramayu Lucky Hakim, Gubernur Jawa Barat, dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Kolaborasi ini menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan infrastruktur tersebut.

Secara teknis, pembangunan underpass akan mengubah struktur jalan secara signifikan. Jalan yang semula sempit akan diperlebar hingga 15 meter ke kanan dan kiri serta diperpanjang sekitar 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain itu, jalur yang sebelumnya hanya satu lajur akan ditingkatkan menjadi dua lajur guna meningkatkan kapasitas kendaraan.

Dari sisi dampak sosial, proyek ini akan memengaruhi sekitar 20 rumah warga. Tujuh di antaranya berdiri di atas tanah milik pribadi, sementara sisanya berada di lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Pemerintah bersama tim pertanahan akan melakukan pengukuran lahan sebagai dasar penentuan kompensasi pembebasan lahan.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Daerah Jatibarang, Hedi Lubis, menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Ia menilai keberadaan underpass akan memperlancar arus distribusi barang dan mobilitas pedagang, sehingga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi lokal.

“Jika underpass ini selesai, akses akan jauh lebih lancar dan efisien. Ini sangat membantu para pedagang dalam menjalankan usaha,” ujarnya.

Pembangunan underpass Jatibarang tidak hanya difokuskan pada aspek infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan konektivitas antarwilayah meningkat dan aktivitas perdagangan semakin berkembang.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan proyek ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat sistem transportasi daerah serta mendorong pemerataan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

(Amri-untuk Indonesia)