Saturday, 21 March 2026

Kompensasi Rp600 Ribu Tak Efektif, Penyapu Koin Pantura Subang Kembali Beraksi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Subang — Aktivitas penyapu koin di jalur Pantura kawasan Sewoharjo, Kabupaten Subang, kembali terjadi meski sebelumnya telah ditertibkan dan dijanjikan kompensasi oleh pemerintah daerah. (19/3/26)

Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya arus mudik H-2 Lebaran 2026, dengan warga kembali turun ke badan jalan untuk mengais koin dari pemudik.

Pantauan di lapangan menunjukkan arus lalu lintas mulai padat didominasi sepeda motor dan kendaraan pribadi. Meski relatif lancar, aktivitas warga di pinggir jalan memicu perlambatan di sejumlah titik.

Praktik tersebut dinilai berisiko tinggi karena dilakukan di badan jalan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, baik bagi warga maupun pengguna jalan.

Sejumlah warga mengaku belum menerima kejelasan terkait kompensasi yang dijanjikan. Mereka sebelumnya diminta menyerahkan data diri saat penertiban, namun hingga kini realisasi bantuan belum dirasakan.

Dalam kondisi ekonomi terbatas, sebagian warga memilih kembali beraktivitas karena kebutuhan harian. Penghasilan dari menyapu koin berkisar Rp70 ribu hingga Rp100 ribu per hari saat ramai pemudik.

Selain faktor ekonomi, kebiasaan pemudik melempar uang koin juga menjadi pemicu praktik ini terus berulang setiap musim mudik.

Sebelumnya, pemerintah daerah menjanjikan kompensasi sebesar Rp50 ribu per hari selama 12 hari atau total Rp600 ribu bagi warga yang menghentikan aktivitas tersebut hingga akhir periode mudik.

Namun di lapangan, ketidakjelasan mekanisme dan distribusi bantuan membuat kebijakan tersebut belum berjalan efektif.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pendekatan penertiban tanpa solusi ekonomi yang jelas belum mampu menghentikan praktik berisiko di jalur utama mudik nasional.

(Amri-untuk Indonesia)