Wednesday, 18 March 2026

Edukasi Humanis Penyapu Koin Sewo, Aparat Fokus Keselamatan Arus Mudik

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Aktivitas penyapu koin di Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu–Subang, menjadi perhatian serius aparat menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Selain membahayakan keselamatan warga, praktik tersebut juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur Pantura.

Polres Indramayu menegaskan akan melakukan penertiban terhadap aktivitas tersebut, seiring meningkatnya volume kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur saat periode mudik.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Langkah ini diambil untuk mengurangi hingga menghentikan aktivitas penyapu koin selama puncak arus mudik.

Menurutnya, tidak sedikit warga yang nekat berlari hingga ke tengah jalan demi mengais koin dari pengendara. Kondisi ini dinilai sangat berisiko, baik bagi penyapu koin maupun pengguna jalan.

“Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas ini juga berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Pendekatan serupa juga dilakukan di tingkat kecamatan. Camat Sukra Sigit Widiyanto bersama Kapolsek Sukra Iptu Andi Supriyatna turun langsung melakukan edukasi kepada para penyapu koin dan koordinator di kawasan Jembatan Sewo, Senin (16/3/2026).

Melalui Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), aparat melakukan pendekatan humanis dengan mendatangi langsung para pelaku di lapangan. Mereka diberikan pemahaman terkait risiko keselamatan serta dampak terhadap kelancaran arus mudik.

Camat Sukra menegaskan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar aktivitas penyapu koin dapat dihentikan selama periode mudik Lebaran.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan mengajak para koordinator dan penyapu koin untuk membubarkan diri demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Penertiban ini diharapkan dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar di jalur Pantura, yang menjadi salah satu jalur utama pergerakan pemudik setiap tahunnya.

Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari strategi menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik, sekaligus melindungi warga dari risiko yang ditimbulkan oleh aktivitas berbahaya di jalan raya.

(Amri-untuk Indonesia)