lognews.co.id, Indramayu – Dalam upaya meningkatkan pengelolaan dan perlindungan kawasan hutan, Perum Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Indramayu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Baleraja. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Baleraja, Kecamatan Gantar, pada Senin (2/3/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Perhutani dan pemerintah desa dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah kerja BKPH Haurgeulis yang berada di bawah KPH Indramayu.
Bahas Pelestarian Hutan dan Peran Masyarakat
Dalam koordinasi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis terkait pengelolaan dan perlindungan hutan. Diskusi mencakup upaya pelestarian kawasan hutan, peningkatan partisipasi masyarakat sekitar hutan, hingga langkah-langkah pencegahan berbagai potensi gangguan terhadap ekosistem hutan.
Selain itu, pertemuan juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung program kehutanan, termasuk pengelolaan hutan berbasis masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala BKPH Haurgeulis Hendri Yana, yang mewakili Administratur Perhutani KPH Indramayu, menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat sekitar hutan merupakan faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak Pemerintah Desa Baleraja untuk terus bersinergi dalam menjaga keberadaan dan fungsi hutan, tidak hanya sebagai sumber daya alam, tetapi juga sebagai aset ekologis dan sosial yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Desa Siap Dukung Pengamanan Hutan
Sementara itu, Kepala Desa Baleraja Anton Wijaya menyambut baik kegiatan koordinasi tersebut. Ia menyatakan komitmen pemerintah desa untuk mendukung langkah Perhutani dalam menjaga kawasan hutan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.
“Kami siap berkolaborasi untuk menjaga hutan tetap lestari serta mendukung program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan secara bijak,” kata Anton.
Dorong Kehutanan Berkelanjutan
Melalui sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Desa Baleraja, diharapkan terbangun hubungan kerja yang lebih harmonis dan produktif dalam pengelolaan kawasan hutan.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung pembangunan sektor kehutanan yang berkelanjutan di wilayah Indramayu.
(Amri-untuk Indonesia)



